Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mensos Kirim Tim ke Lokasi Gempa Palu, Data dan Salurkan Bantuan Logistik
Advertisement . Scroll to see content

Proyek Sekolah Darurat di Palu Masih Terkendala, Mendikbud Minta Maaf

Kamis, 25 Oktober 2018 - 01:34:00 WIB
Proyek Sekolah Darurat di Palu Masih Terkendala, Mendikbud Minta Maaf
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut Muhadjir, pemerintah juga mendapat bantuan sebanyak 450 tenda darurat dari UNICEF. Tenda ini dalam perjalanan dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arat ke Indonesia. “Ada sekitar 200 tenda dan sisanya akan dikirim dari Denmark dan kemungkinan besar akan sampai ke Palu dalam minggu ini,” katanya.

Tenda darurat tersebut, kata Muhadjir, tidak digunakan untuk dalam jangka waktu yang lama. Namun hanya bisa untuk bertahan satu hingga dua bulan saja. Sehingga proses pembangunan sarana tetap harus jalan.

Kegiatan pendidikan juga masih dalam rangka pemulihan psikis korban gempa baik dari siswa ataupun guru. Kegiatannya masih seputaran trauma konseling, mengumpulkan siswa-siswanya dan para gurunya korban gempa. “Untuk kelas normal akan mulai setelah Kementerian PUPR telah selesai membangun kelas normal. Maksimal dua tahun sekolah sudah terbangun semua,” katanya.

Kebutuhan sekolah darurat di Sulawesi tengah adalah sebanyak 1.400 buah. Karena jumlah tenda darurat hanya 450 buah, sisanya didesain dengan membangun kelas darurat.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut