Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Massa Datangi Mahasiswa Unnes Diduga Pelaku Pelecehan, Tuntut Minta Maaf
Advertisement . Scroll to see content

Tes Covid-19 Buat Mahasiswa di Yogyakarta Dilema

Selasa, 11 Agustus 2020 - 08:54:00 WIB
Tes Covid-19 Buat Mahasiswa di Yogyakarta Dilema
Alat Swab Test (foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

"Selain biaya tes mahal, keluarga saya yang di kampung halaman kebanyakan udah tua. Jadi daripada berisiko, lebih baik saya tetap di Jogja saja," kata Carol.

Hal senada disampaikan Halida Fitri (22). Dia merasa terbebani dengan biaya rapid test. Sebab biaya transportasinya ke kampung halaman di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat menurutnya cukup mahal. Tiket pulangnya menggunakan pesawat bisa mencapai Rp7 juta.

"Apalagi hasil tes cuma berlaku 14 hari. Kalau mau swab test jelas kemahalan," kata Halida.

Berbeda dengan Carol, Halida justru khawatir dengan respon lingkungan di sekitar kos terhadap orang yang positif Covid-19. Akan tetapi bukan lantaran khawatir dikucilkan, Halida lebih mengkhawatirkan biaya tambahan yang harus ditanggung oleh uang jajan bulanannya selama di Jogja.

"Di lingkungan indekosku ketat sekali. Teman yang baru balik dari Lombok, sampai kos disuruh tes lagi sama yang punya kos. Tentu saja itu kan biaya lagi. Padahal menurut prosedur daerah ya karantina mandiri, kalau ada keluhan baru minta surat ke RT untuk dirujuk ke rumah sakit," kata Halida.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut