10 Tim dari 5 Provinsi Ramaikan Elite Pro Championship 2026, Panggung Pebasket Muda Menuju Profesional
“Musim pertama kami memulai dengan empat tim, kemudian enam tim di musim kedua, dan sekarang menjadi 10 tim dari lima provinsi. Ini tentu menjadi sesuatu yang patut kami syukuri. Artinya, semakin banyak klub yang melihat pentingnya memberikan pengalaman kompetitif kepada pemain muda,” katanya.
Dia menekankan pengalaman pertandingan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pebasket. Latihan saja tidak cukup untuk membentuk pemain yang siap menghadapi persaingan di level lebih tinggi.
“Mereka membutuhkan pertandingan, bukan hanya latihan. Dari pertandingan, mereka belajar bagaimana mengambil keputusan, menghadapi tekanan, bermain sebagai tim, dan memahami apa yang dibutuhkan untuk bermain di level yang lebih tinggi,” tuturnya.
Bertambahnya jumlah peserta juga menuntut penyelenggara menjaga kualitas setiap pertandingan. Apalagi, 10 tim yang berasal dari lima provinsi memiliki karakter permainan berbeda dan akan saling berhadapan sepanjang kompetisi.
“Tahun ini kami memiliki 10 tim dari lima provinsi. Ini menjadi tantangan sekaligus kebanggaan bagi kami sebagai penyelenggara. Kami ingin memastikan setiap tim mendapatkan pengalaman kompetisi yang baik dan seluruh pertandingan berjalan dengan standar yang telah kami tetapkan,” ucap Ridi.