7 Rival yang Bisa Gagalkan Marc Marquez Juara MotoGP 2026, Siapa Paling Mengancam?
Performa terendah Di Giannantonio juga relatif lebih stabil dibandingkan sejumlah pengguna Ducati lainnya. Namun, dia belum cukup sering terlihat sebagai calon pemenang ketika balapan memasuki fase penentuan.
Start yang kurang bagus berulang kali membuat Di Giannantonio harus bekerja keras mengejar posisi. Tantangannya adalah membangun persaingan gelar melalui finis ketiga atau keempat ketika kemenangan masih sulit diraih.

Francesco Bagnaia sudah memiliki pengalaman membalikkan defisit besar dalam perebutan gelar. Penampilannya juga sering lebih baik dibandingkan gambaran yang terlihat dari raihan poin.
“Jika saya hanya menghitung poin yang hilang di Jerez, Le Mans, dan Assen, jumlahnya lebih dari 40 poin,” kata Bagnaia selepas balapan di Sachsenring, dikutip dari The Race.
Namun, Bagnaia kini tertinggal 47 angka dari Marquez dan 65 poin dari Martin. Dia juga masih mengeluhkan kurangnya daya cengkeram ban belakang yang tidak dirasakan pembalap Ducati lainnya.