Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Timnas Futsal Indonesia Genjot Latihan Gila! Hector Souto Mantapkan Pola Serangan Jelang SEA Games 2025
Advertisement . Scroll to see content

78 Wasit dan Penilai Wasit Ikuti Futsal Referees Refreshment Federasi Futsal Indonesia

Selasa, 04 Mei 2021 - 10:31:00 WIB
78 Wasit dan Penilai Wasit Ikuti Futsal Referees Refreshment Federasi Futsal Indonesia
Sebanyak 78 wasit mengikuti Futsal Referees Refreshment 2021 yang diselenggarakan Federasi Futsal Indonesia. Kegiatan ini dilakukan secara virtual. (dok: FFI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id- Sebanyak 78 wasit mengikuti Futsal Referees Refreshment 2021 yang diselenggarakan Federasi Futsal Indonesia. Kegiatan ini dilakukan secara virtual karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

Futsal Referees Refreshment 2021 yang diselenggarakan secara virtual  Sabtu (1/5/2021) hingga Minggu (2/5/2021). Sebanyak 78 peserta terdiri dari 58 wasit pria, 8 wasit wanita, 12 penilai wasit atau referee assessor.

Para peserta Futsal Referees Refreshment 2021 ini akan ditugaskan pada dua Agenda penting tahunan FFI yaitu Liga Futsal Professional 2021 dan Liga Futsal Nusantara 2021.

Acara dibuka Sekjen FFI Edhi Prasetyo. Sedangkan materi dibawakan  Badrul Hisham Kalam instruktur wasit AFC yang berdomilisi di Malaysia dan dipandu Ahmad Suparman, instruktur nasional yang  mewakili Komite Perwasitan FFI.

Futsal Referees Refreshment adalah agenda tahunan FFI sebagai upaya untuk memberikan persiapan motivasi, fisik  maupun pemahaman akan Law of the Game atau  LOTG. Beberapa materi yang disampaikan dalam kegiatan ini di antaranya, Physical, Positioning, Signaling; LOTG Understanding; Match Management (Mentality of Referee).

Ahmad Suparman mengatakan ada beberapa muka baru sebagai peserta. Ini sejalan dengan tujuan pengembangan SDM wasit sehingga memudahkan penyeragaman pemahaman LOTG di Indonesia.

“Harapan saya pribadi agar terus berkarya dan berlatih baik pemahaman LOTG dan fisik sehingga ketika ada kompetisi atau event-event di daerahnya sendiri mereka akan lebih paham lagi," ucap Ahmad Suparman.

Salah seorang peserta Gabriella Ayu Anggraini mengatakan kualitas pelaksanaan tugas wasit harus didukung banyak faktor, terutama penguasaan tentang LOTG agar setiap keputusan yang diambil sesuai dengan LOTG yang berlaku.

“Yang Paling utama adalah mempersiapkan kebugaran fisik dengan latihan setiap hari. Disiplin jaga pola makan dan tidur, serta selalu belajar LOTG terbaru dengan menonton pertandingan futsal nasional maupun internasional. Sering menjadi wasit di banyak pertandingan untuk menambah jam terbang, banyak berdiskusi dengan Referee Assesor, Senior dan rekan-rekan wasit lainnya," ujar Gabriella.

Sementara itu wasit senior Rodhi Wahono mengapresiasi langkah FFI melaksanakan kegiatan  ini. Kepada para wasit, dia mengharapkan tidak bosan menerima segala kritikan dan masukan dari para pengadil.

“Tentunya sinergi dari semua aspek khususnya sinergi antara FFI dan korps pengadil akan sangat berguna untuk kemajuan Futsal Indonesia yang lebih baik,” kata Rodhi Wahono.

Mengenai substansi dari LOTG, Rodhi Wahono mengingatkan peraturan olahraga seyogyanya memang dibuat untuk menaungi olahraga itu sendiri, agar olahraga itu menjadi tertib, aman  bagi atlet, dan tentunya membuat menarik dan nyaman untuk dinikmati oleh khalayak. 

Dia menilai diterbitkannya LOTG yang baru ini sangat berkaitan dengan banyaknya kekurangan dari LOTG sebelumnya (2014/2015) yang bisa digunakan untuk  berbuat di luar prinsip fairplay. 

“Dengan segala perbaikan yang dituangkan dalam amandemen yang baru bisa menutup celah - celah kekurangan itu. Sehingga Futsal di masa depan akan semakin menarik untuk ditonton," tuturnya.

Editor: Ibnu Hariyanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut