Agung Prio Bangkit dari Masalah Ban, Rajai BIG Downhill 2026 di Lereng Ijen
Inisiator BIG Downhill, H. Munif, mengatakan BIG Downhill 2026 diikuti 214 peserta dari 20 kelas. Persaingan tahun ini dinilai semakin ketat, terutama pada kelas prestasi Men Junior, Women Elite, dan Men Elite.
“Penyelenggaraan BIG Downhill 2026 diikuti 214 peserta dari 20 kelas. Namun, dari sisi persaingannya tahun ini jauh lebih ketat daripada tahun-tahun sebelumnya, khususnya di kelas prestasi Men Junior, Women Elite, dan Men Elite. Karena memang tingkat kesulitan di Gantasan Bike Park tahun ini kami buat semakin ekstrem dengan rintangan alami dan ataupun buatan seperti rock garden dan big drop. Sehingga dengan peningkatan ini tentunya akan makin menambah kemampuan dari para peserta. Terima kasih setinggi-tingginya kepada semua rider yang terlibat,” ungkap H. Munif di sela lomba.
H. Munif juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan para sponsor yang mendukung pelaksanaan kejuaraan. Kolaborasi tersebut diharapkan memberikan dampak positif bagi perkembangan ekosistem serta peningkatan prestasi downhill di tingkat nasional.
Perwakilan 76Rider, Agnes C. Wuisan, menilai status Class 1 dari UCI menjadi salah satu faktor penting bagi BIG Downhill dalam mendukung perkembangan downhill Indonesia. Menurut dia, kejuaraan tersebut tidak hanya menawarkan persaingan olahraga, tetapi juga memiliki daya tarik sportainment melalui bentang alam Ijen Geopark dan karakter lintasan Gantasan Bike Park.
“BIG Downhill punya daya tarik yang besar dan menarik minat yang tinggi, tidak hanya buat pegiat downhill tapi juga para penggemar extreme sport yang lebih luas. Dengan kemasan sportainment event yang semakin meningkat, kami berharap BIG Downhill akan memberi kontribusi yang makin signifikan bagi perkembangan ekosistem dan prestasi downhill di Indonesia,” sebut Agnes.