Berniat Hajar Conor McGregor, Petarung UFC Ini Ditangkap Polisi

Reynaldi Hermawan ยท Jumat, 31 Juli 2020 - 15:15 WIB
Berniat Hajar Conor McGregor, Petarung UFC Ini Ditangkap Polisi

Petarung UFC asal Swedia, Khamzat Chimaev (Foto: Essentially Sports)

STOCKHOLM iNews.id – Petarung UFC asal Swedia, Khamzat Chimaev pernah berurusan dengan kepolisian. Hal itu terjadi saat dia berniat menghajar Conor McGregor.

Cerita bermula jelang McGrgor jumpa Khabib Nurmagomedov di UFC 229, Oktober 2018 lalu. Kala itu The Notorious melempar psywar kepada Khabib dengan membawa-bawa latar belakangnya sebagai orang Republik Ceko.

Chimaev yang lahir di sana sebelum pindah ke Swedia merasa tersinggung. Petarung berusia 26 tahun itu langsung terbang ke kampung halaman McGregor di Irlandia untuk menghajarnya.

“Ya, saya mendarat di Irlandia dan menunggunya di bandara. Saya berharap bertemu dengannya di jalan-jalan atau di gym kemudian memukulinya. Inilah yang pantas dia dapatkan. Jujur saja, saya sangat ingin memukulnya,” kata Chimaev dikutip dari The Sun, Jumat (31/7/2020).

“Banyak orang mengira saya datang ke sana untuk membantunya mempersiapkan duel melawan Khabib. Tapi mereka salah. Saya datang ke sana untuk melindungi harga diri dan kehormatan kami. Jika tidak bisa memukul, setidaknya saya bisa melemparinya dengan barang-barang,” ujarnya.

Tapi sayang, rencananya tidak berhasil. Dia ditahan petugas bandara karena masalah teknis.

“Pertama, mereka menghentikan saya. Kemudian saya diuruh pergi. Ketika saya kelur dari bandara, mereka menghentikan saya lagi. Waktu itu ada orang-orang berseragam. Ada pasukan khusus, mereka mengatakan kepada saya, ‘Anda tidak bisa pergi ke mana pun’,” cerita dia.

“Tapi saya tidak mengerti maksud mereka. Pada waktu itu, bahasa Inggris saya sangat buruk. Mereka mengantarkan saya ke kantor polisi dan menahan saya selama delapan jam. Tidak ada interogasi sama sekali. Saya hanya masuk sel,” tuturnya.

“Di tahanan, saya melakukan push-up dan squat. Mereka bahkan tidak memberikan saya makanan. Kemudian mereka mengatakan kepada saya, ‘Anda harus kembali ke Swedia’,” ucap Chimaev.

Di panggung UFC, karier Chimaev sedang naik daun. Dia berhasil memenangkan dua pertarungan dalam waktu yang berdekatan.

Pada 16 Juli 2020, Chimaev sukses menaklukkan John Phillips di kelas menengah. Selang 10 hari, dia tampil di kelas welter dan menang KO atas Rhys McKee.

Editor : Bagusthira Evan Pratama