Brylian Aldama Kartu Merah, Tim Garuda Select Dapat Pelajaran Berharga

Abdul Haris ยท Jumat, 14 Februari 2020 - 14:05 WIB
Brylian Aldama Kartu Merah, Tim Garuda Select Dapat Pelajaran Berharga

Garuda Select menjabat dapat pelajaran berharga dari laga melawan Sheffield United U-18 di Lapangan Birmingham County FA, Ray Hall Lane, Birmingham, Rabu (12/2/2020). (Foto: Garuda Select)

BIRMINGHAM, iNews.id – Tim Garuda Select mendapat pelajaran berharga dari kartu merah yang diterima Brylian Aldama saat meladeni Sheffield United U-18, Rabu (12/2/2020).

Ya, laga di Lapangan Birmingham County FA, Ray Hall Lane, Birmingham, itu berlangsung sengit. Sebenarnya duel berjalan seimbang. Kedua tim silih berganti melancarkan serangan dan membuat peluang di depan gawang lawan.

Gol demi gol yang tercipta pun mayoritas berjarak kurang dari lima menit, dan pada akhirnya Garuda Select kandas 2-3.

Namun, saking ketatnya laga memunculkan satu gesekan di awal babak kedua. Pada menit ke-51, Brylian sempat terlibat kontak fisik dengan salah seorang pemain lawan, Connor Blunt.

Benturan yang keras di pertandingan itu memancing keributan antarkedua pemain, yang kemudian melibatkan anggota tim dari kedua kubu. Panasnya tensi yang terjadi saat itu berujung hadiah kartu merah untuk Brylian dan Blunt.

Insiden itu pastinya jadi pelajaran berharga buat tim yang diasuh Dennis Wise dan Des Walker itu. Di situ terlihat anak-anak Garuda Select tetap mampu tampil apik dan memberi perlawanan saat menghadapi lawan yang dari sisi usia dan pengalaman lebih matang.

Di sisi lain, kejadian antara Brylian dan Blunt menyelipkan pesan penting yang didapat kali ini adalah dalam hal respek dan manajemen emosi.

Sebagai sebuah tim, wajar jika para pemain secara spontan membela Brylian. Yang patut dihindari adalah meluapkan emosi dengan cara yang salah.

Dari insiden di pertandingan tersebut, Kakang Rudianto dan pemain lainnya bisa belajar bagaimana untuk tetap mengendalikan emosi agar mampu menjaga sikap. Dan yang tak kalah penting, tetap menaruh rasa hormat alias respek pada lawan dan pengadil di lapangan.

"Saya tidak pernah punya niat untuk bertindak kasar pada lawan. Pada kenyataannya, saya tidak melakukannya. Pertandingan secara umum berlangsung terbuka. Kami saling support selama pertandingan. Semoga kami bisa memperbaiki penampilan di pertandingan selanjutnya," ujar Kakang.

Nada positif juga diucapkan Pelatih Sheffield United U18, Derek Geary, khususnya terkait respek. Dia memberikan teladan bagaimana menaruh rasa hormat pada lawan.

"Kredit untuk Garuda  Select  karena  mereka  mampu  memberi  tekanan  bagi  kami,  terutama  di  babak  kedua,” tutur Geary.

“Pertandingan secara keseluruhan berlangsung kompetitif. Saya melihat banyak kualitas di tim Garuda Select. Semoga kita bisa bertanding lagi suatu saat nanti," ujarnya.

Di sisa bulan ini, Kakang dan kawan-kawan akan menghadapi dua laga uji coba yakni menghadapi Huddersfield U-18, Selasa (18/2/2020), dan Preston North End U-18, Selasa (25/2/2020).


Editor : Abdul Haris