Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Rolex, Pebulutangkis Indonesia Dapat Jam Tangan Lokal usai Asian Games 2026
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Cuma Teknik, 12 Atlet Tenis Meja Indonesia Matangkan Fisik Jelang Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 06:45:00 WIB
Bukan Cuma Teknik, 12 Atlet Tenis Meja Indonesia Matangkan Fisik Jelang Asian Games 2026
12 atlet tenis meja Indonesia matangkan persiapan fisik menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. (Foto: IST)
Advertisement . Scroll to see content

Karena itu, proses pemulihan menjadi bagian dari persiapan menuju kompetisi. Atlet tidak cukup hanya membangun kekuatan, tetapi juga membutuhkan kondisi tubuh yang siap kembali menjalani latihan dengan intensitas tinggi.

Selama Training Camp, para atlet mendapatkan asesmen kondisi fisik secara berkala, manual therapy, latihan penguatan, serta latihan mobilitas dan stabilitas. Program tersebut dirancang menyesuaikan kondisi serta kebutuhan masing-masing atlet.

Fokus pada Penguatan dan Recovery

Chief Physiotherapist Physiorehab, Simon Tri Prasetyo, mengatakan program yang diberikan tidak dibuat seragam untuk seluruh atlet. Penanganan disesuaikan dengan kebutuhan fisik masing-masing pemain.

“Secara teknis, program Physiorehab yang kami berikan mencakup asesmen kondisi fisik secara berkala, manual therapy untuk mengatasi ketegangan otot dan sendi, hingga program strengthening pada area bahu, pergelangan tangan, dan pinggang yang menjadi titik tumpu utama dalam gerakan tenis meja,” ujar Simon.

Selain penguatan, latihan mobilitas dan stabilitas diberikan untuk menunjang kecepatan footwork atlet. Aspek tersebut penting karena atlet harus mampu berpindah posisi dengan cepat sambil tetap menjaga keseimbangan tubuh.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut