Bukan Cuma Teknik, 12 Atlet Tenis Meja Indonesia Matangkan Fisik Jelang Asian Games 2026
Program recovery juga tidak sekadar dilakukan ketika atlet merasa lelah. Pemulihan menjadi bagian dari rangkaian latihan agar tubuh kembali siap menjalani aktivitas fisik berikutnya.
Physiorehab memadukan manual therapy, latihan fisik, dan teknologi pendukung dalam layanan fisioterapinya. Pendekatan tersebut diterapkan kepada para atlet selama periode Training Camp sesuai dengan kondisi masing-masing.
Sebanyak 12 atlet nasional terlibat dalam program tersebut. Mereka terdiri dari Muhammad Bima Abdi Negara, Muhammad Naufal Junindra Irawan, Gusti Syaiful Desrizal, Affan Mauladana Pratama, Muhammad Kahfi Inzaghi, Braydon Juvensim Susilo, Citra Rasmi, Almaira Nebuchadnezzar, Cindy Marcella Putri, Komang Anik Sudarnita, Ni Ketut Devinta Maharani, dan Siti Aminah.
Dari daftar tersebut, enam atlet merupakan pemain putra dan enam lainnya atlet putri. Kedua kelompok menjalani pendampingan fisik sebagai bagian dari persiapan menghadapi persaingan di Aichi-Nagoya.
Pelatih Tim Tenis Meja Indonesia, Anton Suseno, menilai dukungan fisioterapi membantu tim menjaga kondisi atlet sepanjang Training Camp. Pendampingan tersebut diberikan bersamaan dengan program latihan yang dijalankan menuju Asian Games 2026.