Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TNI AL Pertimbangkan Bentuk Satuan Baru untuk Operasikan Kapal Induk KRI Sriwijaya
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Muhammad Ali, Mike Tyson Sebut Petinju Terhebat 100 Tahun Terakhir

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:36:00 WIB
Bukan Muhammad Ali, Mike Tyson Sebut Petinju Terhebat 100 Tahun Terakhir
Mike Tyson menyebut Floyd Mayweather sebagai petinju terhebat dalam 100 tahun terakhir (Foto: Sport Bible)
Advertisement . Scroll to see content

Mike Tyson Puji Rekor Sempurna Floyd Mayweather

Tyson menilai McGregor layak mendapat apresiasi karena mampu bertahan hingga 10 ronde melawan Mayweather dalam pertarungan tinju pada 2017. Bagi Tyson, pencapaian itu tidak bisa dianggap remeh mengingat McGregor berasal dari dunia seni bela diri campuran (MMA).

“Proper 12. Connor [McGregor]. Dia adalah tontonan, tetapi dengarkan, di sinilah ini bukan sekadar tontonan. Dia belum pernah benar-benar menjalani pertandingan tinju seumur hidupnya, bukan? Dia bertahan 10 ronde melawan petarung terhebat dalam 100 tahun terakhir tinju. Dia mendaratkan pukulan. Lihat apa yang dia lakukan,” kata Tyson.

Mayweather mengakhiri karier tinju profesionalnya dengan rekor sempurna 50 kemenangan tanpa kekalahan. Dia juga pernah menjadi juara dunia 11 kali di lima kelas berbeda serta mencatat 26 kemenangan beruntun dalam pertarungan perebutan gelar dunia.

Setelah pensiun dari tinju profesional, Mayweather masih beberapa kali kembali ke ring untuk menjalani pertarungan ekshibisi, termasuk melawan sejumlah figur dari dunia hiburan dan olahraga. Pertarungannya melawan McGregor juga mencatat angka pembelian tayangan berbayar (pay-per-view atau PPV) tertinggi kedua dalam sejarah, di bawah duel Mayweather kontra Manny Pacquiao pada 2015.

Mike Tyson Kembali Tantang Floyd Mayweather

Di tengah pujiannya terhadap Mayweather, Tyson juga kembali menyuarakan keinginan untuk menghadapi petinju berjuluk Pretty Boy tersebut. Rencana duel kedua legenda tinju itu sempat dikaitkan dengan jadwal pada 25 April 2026 di Republik Demokratik Kongo, sebelum diundur menjadi 30 Mei 2026.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut