Carlos Sainz Sebut Marc Marquez Sebagai Ayrton Senna dari Dunia MotoGP
Lebih lanjut, Sainz menilai dunia balap modern terkadang gagal menyadari kehebatan seseorang yang masih aktif bertanding.
“Marquez adalah Ayrton Senna dari MotoGP. Hanya saja cara kita mengalaminya saat ini, kita tidak menyadarinya. Saat dia pensiun nanti, dan seiring berjalannya waktu, semua orang akan mengingat Marc Marquez sebagai sosok yang paling mirip dengan Ayrton Senna di Formula 1,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi bentuk penghormatan besar dari sesama atlet lintasan balap. Sebab, Ayrton Senna dikenal sebagai legenda F1 yang menorehkan tiga gelar juara dunia antara tahun 1988 hingga 1991. Pembalap asal Brasil itu meninggal dunia secara tragis dalam kecelakaan di Sirkuit Imola, Italia, tahun 1994, dan hingga kini dianggap sebagai ikon kecepatan dan keberanian sejati.
Senna dianggap setara dengan nama-nama besar seperti Michael Schumacher dan Lewis Hamilton dalam sejarah F1. Maka, menyandingkan nama Marquez dengan Senna jelas bukan pujian biasa—melainkan pengakuan bahwa dominasi dan pengaruh Marquez di MotoGP sudah mencapai level legendaris.
Kebangkitan Marquez setelah cedera panjang juga memperkuat statusnya sebagai pembalap tangguh dengan determinasi luar biasa. Dari mengalami operasi berulang kali hingga kehilangan kepercayaan diri, dia kini kembali ke level tertinggi dan membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk menjadi juara.
Dengan tujuh gelar di tangannya, Marquez tidak hanya menegaskan dirinya sebagai ikon baru MotoGP, tetapi juga sebagai simbol ketekunan dan semangat pantang menyerah—sebuah kualitas yang membuatnya pantas disebut “Senna-nya dunia dua roda.”
Editor: Abdul Haris