Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Potret Prabowo Bergaya Bak Petinju di Hadapan Siswa SMPN 4 Kota Bekasi
Advertisement . Scroll to see content

Dipaksa Turun dari Pesawat Gara-Gara Masker, Petinju Amir Khan Murka

Minggu, 19 September 2021 - 14:07:00 WIB
Dipaksa Turun dari Pesawat Gara-Gara Masker, Petinju Amir Khan Murka
Petinju Inggris, Amir Khan murka lantaran dipaksa turun dari pesawat di New York, Amerika Serikat. Dia menilai hal ini sangat tidak sopan dan menjijikan. (Foto: Boxing News)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.idPetinju Inggris, Amir Khan murka lantaran dipaksa turun dari pesawat di New York, Amerika Serikat. Dia menilai hal ini sangat tidak sopan dan menjijikan.

Semua berawal ketika Amir Khan berniat terbang dari New York menuju kamp pelatihan di Colorado Springs. Namun, ketika berada di dalam pesawat seorang polisi meminta dia dan rekannya turun.

Petinju yang dijuluki King itu menyebutkan alasan mereka diturunkan dari pesawat karena rekannya tidak menerapkan protokol kesehatan dengan benar. Masker yang digunakan temannya kurang sempurna sehingga kru pesawat American Airlines meminta keduanya untuk turun.

"Keluhan dibuat staf American Airlines. Mereka mengatakan masker rekan saya tidak cukup tinggi dan tidak naik. Mereka harus menghentikan pesawat dan membawa saya dan teman saya turun. Padahal saya tidak melakukan kesalahan,” kata Khan dilansir dari GB News, Minggu (19/9/2021).

Petinju Inggris, Amir Khan murka lantaran dipaksa turun dari pesawat di New York, Amerika Serikat. Dia menilai hal ini sangat tidak sopan dan menjijikan.(Foto: Telegraph)

Atlet kelahiran Bolton itu sangat kesal karena menurutnya alasan tersebut tidak masuk akal. Dia merasa diperlakukan dengan sangat tidak terhormat oleh maskapai penerbangan asal Negeri Paman Sam itu.

“Mereka mengeluarkan kami berdua. Saya duduk di 1A, dia (temannya) duduk di 1B dan menurut saya itu sangat menjijikan dan tidak sopan. Saya seharusnya pergi ke Colorado Springs untuk kamp pelatihan dan sekarang saya kembali ke New York” jelas petinju berusia 34 tahun itu.

“Sekarang saya harus menjadwal ulang pesawat lain untuk melakukan perjalanan kembali ke kamp pelatihan yang benar-benar mengecewakan. Saya sangat jijik American Airlines akan melakukan ini kepada kami dan melarang saya bepergian,” imbuhnya.

“Saya yakin pasti ada kamera di pesawat yang bisa mereka lihat, atau seseorang harus melihat, untuk melihat apakah rekan saya benar-benar jahat atau menyebabkan keributan sehingga dia harus dikeluarkan dari pesawat. Saya belum pernah melihat ini terjadi sebelumnya,” tuturnya.

Akan tetapi, pihak American Airlines telah membuat klarifikasi soal pernyataan Khan. Mereka menyebut kesalahan mantan juara tinju kelar ringan welter itu bukan hanya perkara masker.

Petinju Inggris, Amir Khan murka lantaran dipaksa turun dari pesawat di New York, Amerika Serikat. Dia menilai hal ini sangat tidak sopan dan menjijikan. (Foto: Manchester Evening News)

“Sebelum lepas landas, American Airlines Penerbangan 700, dengan layanan dari Bandara Internasional Newark Liberty (EWR) ke Dallas-Fort Worth (DFW), kembali ke gerbang untuk menurunkan dua penumpang. Mereka dilaporkan menolak untuk mematuhi permintaan anggota kru yang berulang kali menimbau untuk menyimpan barang bawaan, menempatkan ponsel dalam mode pesawat dan mematuhi persyaratan memakai masker,” kata pihak American Airlines.

“Tim Customer Relations kami menghubungi Tuan Khan untuk mempelajari lebih lanjut tentang pengalamannya dan memperkuat pentingnya kebijakan yang diterapkan untuk keselamatan pelanggan dan kru kami."

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut