Fajar/Rian Curhat Beratnya Debut di Olimpiade: Sudah Tegang Sejak Masuk Lapangan
Bagi mantan duet nomor satu dunia tersebut, ini menjadi kekalahan keenam dari sembilan pertemuan mereka dengan Liang/Wang. Dalam lima kekalahan sebelumnya, mereka selalu bertarung hingga rubber game dalam skor yang sangat ketat.
Fajri sendiri sebenarnya punya peluang untuk merebut gim kedua ketika unggul 18-16 lebih dulu, tetapi setelah itu mereka malah lengah dan banyak melakukan kesalahan sendiri di momen-momen krusial. Juara All England dua kali itu pun menilai cara untuk memanfaatkan keunggulan atas Liang/Wang di poin krusial menjadi PR yang perlu mereka perbaiki kedepannya.
Perasaan Campur Aduk Pesenam Indonesia Rifda Irfanaluthfi usai Ukir Sejarah di Olimpiade Paris 2024
“Lawan bermain sangat baik, kami sebenarnya sudah mencoba dengan strategi yang disiapkan. Lebih banyak menyerang di gim kedua dan kami bisa unggul beberapa poin tapi kami belum bisa menyelesaikan dengan kemenangan,” jelas Rian.
“Beberapa kali kami kalah di poin-poin seperti ini dengan mereka, itu masih menjadi pekerjaan rumah kami,” pungkasnya.
Belajar Bahasa Prancis Lewat Olimpiade, Gak Susah Kok!
Editor: Ibnu Hariyanto