Francesco Bagnaia Diyakini Bisa Menang di MotoGP Italia 2025, tapi…
Barros juga menyoroti pentingnya Bagnaia mampu mengungguli Alex Marquez dalam balapan nanti. Ia menilai jika Bagnaia terus tertinggal dari Alex, maka Marc akan bebas menjalani balapan tanpa tekanan berarti.
“Kalau dia lagi-lagi berada di belakang Alex, maka Marc akan tetap melaju seperti biasanya. Alex di depan sedang berjuang untuk satu poin, tapi Pecco justru seperti menjatuhkan bom dengan tekanan besar itu,” ujarnya mengkritik kondisi Bagnaia yang terus gagal menekan rival.
“Kalau Pecco kembali di belakang Alex, maka Marc akan menjalani balapan seperti biasanya. Tidak ada yang berubah. Semua tekanan yang diberikan padanya justru bisa jadi bumerang,” lanjut Barros. Ia menilai tekanan publik bisa membuat Bagnaia semakin tertekan secara mental.
Namun demikian, sejarah masih berpihak pada Bagnaia. Ia adalah juara MotoGP Italia musim lalu, dan memiliki pengalaman serta catatan apik di Mugello. Sementara Marquez, meskipun sangat konsisten tahun ini, hanya mampu finis keempat pada edisi sebelumnya.
Dengan atmosfer kandang dan dukungan penuh dari tifosi Italia, publik tentu berharap Bagnaia bisa tampil menggigit dan menantang dominasi Marquez. Pertanyaannya, mampukah Pecco menjawab keraguan dan memenuhi ekspektasi publik di sirkuit favoritnya ini?
Editor: Abdul Haris