Hector Souto Sebut Irak Punya 6 Pemain Berbahaya, Timnas Futsal Indonesia Siaga Satu!
Menurut Souto, Irak menawarkan tantangan berbeda dibanding Kirgistan. Jika Kirgistan mengandalkan kekuatan fisik, organisasi permainan, dan keterlibatan kiper dalam membangun serangan, Irak justru tampil lebih eksplosif.
“Kirgistan adalah tim yang kuat dalam situasi satu lawan satu dan juga punya strategi bagus dengan melibatkan kiper. Ketika mereka melibatkan kiper, itu sangat merepotkan kami,” ucapnya.
Hector Souto Justru Minta Maaf usai Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026, Kenapa?
Sebaliknya, Souto menyebut Irak membawa gaya futsal Barat yang lebih cepat dan agresif.
“Sementara Irak lebih mengusung gaya futsal Barat. Mereka cepat, sangat terampil, dan selalu berbahaya untuk mencetak gol lewat situasi individual,” sambung dia.
Timnas Futsal Indonesia Tembus Perempat Final Piala Asia Futsal 2026 usai Bungkam Kirgistan
Kondisi tersebut membuat Timnas Futsal Indonesia wajib tampil lebih disiplin dan dominan. Souto menegaskan fokus utama timnya terletak pada penguasaan bola dan antisipasi duel satu lawan satu.
“Karena itu, kami harus benar-benar mewaspadai kemampuan individu mereka dan berusaha lebih banyak menguasai bola dibandingkan hari ini. Pada laga ini kami tidak tampil baik saat menyerang. Di pertandingan berikutnya, kami harus membuat mereka yang menderita,” pungkas Souto.
Dengan dukungan penuh publik Jakarta dan status tuan rumah, Timnas Futsal Indonesia diharapkan mampu menjawab tantangan berat tersebut sekaligus mengunci posisi juara Grup A Piala Asia Futsal 2026.
Editor: Reynaldi Hermawan