Jadi Pasangan Dadakan di Asian Games 2026, Joaquin/Fadia Pilih Enjoy dan Bidik Medali
"Awalnya memang kita kan fokusnya beregu dan kebetulan slot mixed-nya kosong satu, ya kami mengisi. Melihat kosongnya saja sih. Kan ada Mas Daniel/Leo (di ganda putra), sisa saya. Terus Kak Fadia sendiri, ya partner," ujar Joaquin kepada wartawan di Pelatnas PBSI Cipayung, dikutip Jumat (11/9/2026).
Joaquin dan Fadia pun tidak langsung membebani diri dengan target besar di nomor ganda campuran. Fokus utama mereka terlebih dahulu tertuju pada nomor beregu karena kedua pemain juga memiliki peran penting untuk tim masing-masing.
"Kan kita fokus di beregu dulu. Karena Joa dan saya dibutuhkan tim (beregu) juga. Joa sudah dikasih tahu Coach Antonius (Budi Ariantho), saya juga dikasih tahu Kak Karel (Mainaky). Jadi buat berangkat fokus beregu dulu, baru setelah itu persiapan individu," kata Fadia.
Meski baru dipasangkan untuk Asian Games 2026, Fadia menilai chemistry dengan Joaquin tidak menjadi persoalan. Dia melihat semangat yang dimiliki keduanya menjadi modal untuk menjalani tantangan baru tersebut.
"Chemistry aman, karena Joa juga semangat dan saya keikut juga," tutur Fadia.
Joaquin juga memilih pendekatan santai untuk menghadapi debutnya bersama Fadia sebagai pasangan dadakan. Pemain ganda putra tersebut tidak ingin memberikan tekanan berlebihan dan lebih memilih menikmati kesempatan yang diberikan kepadanya.