Jurus Apriyani/Fadia Mulai Terbaca Lawan, Pelatih Putar Otak Cari Senjata Baru
Sebagai solusinya, Eng Hian ingin memperlengkapi Apriyani/Fadia agar pola permainan mereka yang cepat tetap dipertahankan. Salah satunya adalah meningkatkan daya tahan fisik sehingga mereka bisa bermain cepat dan kuat.
"Itu yang harus kita lengkapi lagi. Jadi bisa main cepat yang merupakan senjata mereka, tapi harus dengan daya tahan. Jadi main cepat tapi harus kuat," sambung Eng Hian.
Media Malaysia Soroti Mantan Pelatih Dortmund Sebut Pemain Indonesia Layak Main di Liga Jerman
Demi fokus membenahi hal ini, Eng Hian akhirnya menarik Apriyani/Fadia dari turnamen terdekat yakni Korea Open 2023 pada 18-23 Juli 2023.
Pelatih berusia 46 tahun itu membutuhkan persiapan lebih panjang untuk mengasah Arpiyani/Fadia.
Erick Thohir Persilakan Klub Liga 1 Gunakan JIS, Asalkan...
Editor: Reynaldi Hermawan