Kasus Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing Indonesia, FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta
JAKARTA, iNews.id – Yenny Wahid memastikan para atlet panjat tebing Indonesia yang diduga menjadi korban kekerasan dan pelecehan seksual telah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) juga memberikan pendampingan hukum kepada para korban.
Kasus tersebut menyeret nama mantan pelatih Pelatnas Panjat Tebing Indonesia, Hendra Basir. Dugaan tindakan kekerasan dan pelecehan yang muncul memicu perhatian publik terhadap dunia panjat tebing nasional.
Ketua Umum FPTI Yenny Wahid menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan kasus tersebut. Dia menegaskan federasi terus memantau proses yang sedang berjalan.
Yenny juga memastikan federasi berada di belakang para atlet yang menjadi korban. Dukungan diberikan dalam bentuk pendampingan selama proses hukum berlangsung.
Terungkap! Pelecehan Seksual Atlet Panjat Tebing Pelatnas Terjadi Sejak 2021, dari Masturbasi hingga Pemerkosaan
“Memang para atlet sudah memutuskan untuk membuat laporan ke polisi dan kami dari federasi mendampingi serta menyediakan pengacara bagi mereka. Kami siap berdiri di belakang mereka,” kata Yenny kepada awak media, termasuk iNews Media Group di The Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu (12/3/2026) malam.