Ngeri, Petarung MMA Ini Diancam Dibunuh kalau Tak Pura-Pura KO
“Dia mendekati octagon di antara ronde dan mulai mengatakan sesuatu yang mirip dengan apa yang dia katakan di ruang ganti, hanya saja lebih agresif,” tuturnya.
Sebenarnya, Barbosa bisa mendominasi pertarungan. Bahkan, di ronde pertama dia unggul telak. Namun, berikutnya dia terpaksa mengalah untuk menyelamatkan dirinya dari ancaman sang pria bersenjata itu.
“Saya memenangkan pertarungan, saya memenangkan ronde pertama dengan baik, lawan saya mengalami patah hidung dan membutuhkan operasi pada hari berikutnya, dan saya pikir saya akan menang, tetapi saya merasa tidak dapat melakukan apa pun dalam pertarungan itu,” katanya.
“Saya kembali dengan kondisi berbeda pada ronde kedua. Serangkaian hal terlintas dalam pikiran saya. Saya punya seorang putra, saya punya keluarga. Dia membunuh saya bukanlah ketakutan terbesar saya karena akibatnya akan sangat besar, tapi, saya tidak tahu, orang-orang di sana agak rumit,” tutur petarung asal Brasil itu.
Memang, Barbosa datang sendirian dari Brasil ke Afghanistan. Manajernya tak bisa ikut karena positif Covid-19. Saat tiba di Kabul, paspornya pun disimpan imigrasi dan hanya dikembalikan setelah dia check-in untuk penerbangan kembali.