PB Djarum Setop Audisi karena Berpolemik dengan KPAI, Ini Komentar Lucu Netizen

Bagusthira Evan Pratama ยท Senin, 09 September 2019 - 10:42 WIB
PB Djarum Setop Audisi karena Berpolemik dengan KPAI, Ini Komentar Lucu Netizen

Audisi beasiswa bulu tangkis yang digelar PB Djarum tahun ini diikuti oleh 903 peserta. (Foto: Dok. PB Djarum)

JAKARTA, iNews.id - Keputusan PB Djarum menghentikan audisi umum beasiswa bulu tangkis pada 2020 mendatang mengundang beragam reaksi. Banyak yang menyesali adaya keputusan tersebut. Namun tak sedikit pula yang mendukung langkah itu dan sepemikiran dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Sebelumnya KPAI mengklaim ada unsur eksploitasi anak di audisi PB Djarum. Mereka khawatir para peserta bisa tersangkut paut dalam kegiatan promosi salah satu merek rokok ternama di Indonesia.

Meski sudah dibantah, namun hal ini masih menjadi polemik berkepanjangan. Setelah melakukan perundingan, Bakti Olahraga Djarum Foundation akhirnya menghentikan kegiatan audisi PB Djarum di tahun 2020.

Hal tersebut ternyata langsung ramai dibicarakan. Bahkan netizen banyak menyuarakan pendapatnya lewat berbagai media sosial.

"Tolong dong Djarum pertahankan audisi umum ini. Kita semua tahu Djarum penghasil atlet berprestasi hingga olimpiade. Tak bisa dibayangkan ke depannya bagaimana kalau sampai ditutup. Sekali lagi tolong perjuangkan bakat anak Indonesia. Kami masih sangat ingin melihat medali emas dikalungkan di leher atlet kita. Tolong perjuangkan," tulis akun @kartika.kp di kolom komentar pada postingan Instagram PB Djarum.

Tak hanya masyarakat umum, keresahan juga diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Pria asal Bangkalan itu mendukung PB Djarum untuk melanjutkan kegiatannya.

"Mestinya jalan terus karena tak ada unsur eksploitasi anak. Djarum sudah melahirkan juara-juara dunia. Lagipula olahraga itu butuh dukungan sponsor. Ayo lanjutkan," tulisnya di akun @nahrawi_imam.

Namun tak selalu komentar serius. Netizen juga banyak yang melontarkan komentar-komentar unik dan menggelitik. Berikut beberapa contohnya;

"KPAI=Komisi Pemberatasan Atlet Indonesia. Itulah arti yang sebenarnya," ungkap akun @ollahakiem.

"Kalau Djarum sudah ngambek alangkah baiknya KPAI yang gantiin jadi sponsornya," ujar @cacaputrisantika.

"Sinetron alay dibiarin. Pencarian bibit olahraga dibilang eksploitasi," tulis @erikurniawn.

"Makanya pas sekolah kalau lagi belajar pendidikan jasmani jangan suka cabut, jadi gini deh nggak ngerti olahraga. Miris," ujar @riffa_irfanaluthfi.


Editor : Bagusthira Evan Pratama