MotoGP

Repsol Honda Dianggap Terlalu Bergantung Kepada Marc Marquez

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Kamis, 30 Juli 2020 - 20:31 WIB
Repsol Honda Dianggap Terlalu Bergantung Kepada Marc Marquez

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (Foto: Crash)

AALST, iNews.id - Repsol Honda mengawali MotoGP musim ini dengan catatan buruk. Dua pembalap mereka, Marc Marquez dan Alex Marquez tak bisa meraih podium di GP Spanyol (19/7/2020) serta GP Andalusia (26/7/2020).

Pada seri pertama, Marc Marquez kecelakaan sehingga gagal mencapai finis. Sementara sang adik berakhir di posisi 12.

Di seri kedua, The Baby Alien terpaksa absen karena cedera. Sementara Alex hanya mampu finis di peringkat kedelapan.

Menurut Livio Suppo, hasil buruk ini terjadi karena Repsol Honda terlalu mengandalkan Marc Marquez di setiap musim. Mantan manajer Repsol Honda itu menilai, pembalap lainnya tak diberikan kapasitas yang sama sehingga sulit menyamai prestasi The Baby Alien.

“Jika sebuah pabrikan berpusat pada satu pembalap saja, kondisi rider akan sangat menentukan. Seperti yang dialami Honda dengan Marquez,” kata Suppo dikutip dari Tutto Motori, Kamis (30/7/2020).

Pada GP Andalusia lalu, prestasi terbaik Honda justru datang dari Takaaki Hakagami. Pembalap LCR Honda tersebut finis di posisi empat.

“Nakagami memang hebat, karena bisa meraih posisi keempat. Namun seandainya dia lebih cerdik, mungkin bisa menantang Valentino Rossi untuk merebut posisi ketiga,” ucap Suppo.

Repsol Honda berambisi bangkit saat seri ketiga digelar di Sirkuit Brno, Republik Ceko. Balapan akan berlangsung pada 9 Agustus 2020.

Editor : Bagusthira Evan Pratama