Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, Lumbung Emas Indonesia Menghilang
Advertisement . Scroll to see content

SEA Games 2027 Malaysia Picu Kontroversi, Indonesia Pilih Boikot?

Senin, 09 November 2026 - 06:00:00 WIB
SEA Games 2027 Malaysia Picu Kontroversi, Indonesia Pilih Boikot?
SEA Games 2027 di Malaysia menuai kontroversi setelah 10 cabor unggulan Indonesia dicoret. (Foto: IG @pujaa.lestarii)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - SEA Games 2027 di Malaysia menuai sorotan setelah 10 cabang olahraga (cabor) yang berpotensi menyumbang medali untuk Indonesia tidak masuk dalam daftar pertandingan. Kondisi ini memunculkan desakan agar Indonesia mengambil sikap tegas, termasuk mempertimbangkan opsi boikot.

Sepuluh cabor yang tidak dipertandingkan meliputi panjat tebing, dayung, voli pantai, gulat, catur, jujitsu, kickboxing, bola tangan, triathlon, dan bulu tangkis. Sejumlah olahraga tersebut selama ini menjadi bagian penting dari persaingan Indonesia di ajang multievent Asia Tenggara.

Keputusan tersebut turut memunculkan pertanyaan mengenai prinsip keadilan dalam penyelenggaraan SEA Games. Sebagai tuan rumah, Malaysia dinilai perlu memastikan seluruh negara peserta memperoleh kesempatan bersaing secara sehat, bukan hanya menghadirkan pertandingan yang menguntungkan kepentingan penyelenggara.

Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Sambo Indonesia (PP Persambi) sekaligus Komite Eksekutif NOC Indonesia, Krisna Bayu, menilai persoalan ini jauh lebih besar daripada sekadar pengurangan cabang olahraga dan nomor pertandingan. Menurut dia, keputusan tersebut menyangkut hak atlet, masa depan olahraga, hingga martabat negara-negara Asia Tenggara.

"SEA Games dibangun untuk persahabatan, solidaritas, persaingan sehat, dan semangat fair play. Bukan untuk menjadi panggung yang lebih menguntungkan kepentingan tuan rumah," ujar Krisna dalam keterangannya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut