Target 4 Emas Indonesia Mulai Terancam di Asian Games 2026, Kemenpora Evaluasi Cabor
Wushu sebelumnya diproyeksikan menyumbangkan medali emas untuk Indonesia melalui nomor taolu changquan putra. Namun, hasil pertandingan membuat Indonesia hanya mendapatkan medali perunggu dari nomor tersebut.
“Untuk Wushu, targetnya memang emas. Hari ini yang kita dapat adalah perunggu. Kita apresiasi perjuangan atlet yang sudah berjuang memberikan medali untuk Indonesia, tetapi kita juga harus terbuka bahwa hasil tersebut belum sesuai dengan target yang sudah kita sepakati sejak awal,” kata Erick.
Kondisi tersebut membuat Kemenpora memilih melakukan evaluasi bersama pimpinan cabor. Evaluasi tidak diarahkan untuk mencari pihak yang disalahkan, melainkan mengidentifikasi faktor yang membuat hasil pertandingan belum mencapai sasaran sekaligus menentukan langkah perbaikan.
Erick menilai target medali harus diperlakukan sebagai komitmen bersama. Karena itu, hasil yang belum sesuai proyeksi perlu menjadi bahan evaluasi tanpa mengganggu konsentrasi atlet yang masih menjalani pertandingan.
“Target itu bukan sekadar angka di atas kertas. Target menjadi komitmen bersama. Ketika hasilnya sesuai, tentu kita apresiasi. Ketika hasilnya belum sesuai, kita evaluasi bersama. Itu bagian dari proses membangun olahraga Indonesia yang lebih profesional dan terukur,” tegas Menteri berusia 56 tahun itu.