Voli Pantai Dicoret dari SEA Games 2027, Indonesia Kehilangan Lumbung Emas yang Tak Pernah Putus sejak 2003!
JAKARTA, iNews.id – Voli pantai Indonesia dipastikan kehilangan kesempatan mempertahankan medali emas pada SEA Games 2027 di Malaysia. Cabang olahraga yang selalu menyumbangkan emas nomor putra sejak 2003 itu tidak masuk daftar final pertandingan, sehingga rekor panjang kontingen Merah Putih terpaksa terhenti.
Keputusan tersebut menjadi pukulan bagi Indonesia yang baru saja mempertahankan kejayaan voli pantai putra pada SEA Games 2025. Tim Merah Putih sukses merebut medali emas setelah mengalahkan tuan rumah Thailand melalui pertandingan penentuan atau golden match.
Komite Eksekutif Federasi SEA Games (SEAGF) telah menyetujui 473 nomor pertandingan dari 43 cabang olahraga untuk SEA Games Malaysia 2027. Keputusan tersebut ditetapkan pada 30 Oktober 2026, tetapi voli pantai tidak tercantum dalam daftar final.
Absennya voli pantai membuat Indonesia kehilangan salah satu peluang medali emas. Padahal, cabang olahraga tersebut memiliki catatan prestasi yang konsisten dalam ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara.
Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) menyayangkan keputusan SEAGF. Federasi menilai prestasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun seharusnya mendapatkan kesempatan untuk terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Kepala Seksi Voli Pantai PP PBVSI, Slamet Mulyanto, menilai penghapusan voli pantai dari daftar pertandingan SEA Games 2027 sangat disayangkan. Menurutnya, Indonesia memiliki rekam jejak prestasi yang layak mendapatkan perhatian.
"Voli pantai Indonesia memiliki prestasi yang patut diberi ruang untuk dipertahankan dan ditingkatkan," ujar Slamet dalam keterangannya.
Pernyataan Slamet menegaskan pentingnya keberlanjutan kompetisi bagi perkembangan voli pantai nasional. Terlebih, Indonesia memiliki sejarah panjang sebagai salah satu kekuatan utama pada nomor putra di SEA Games.
Sejak voli pantai pertama kali dipertandingkan pada SEA Games 2003, Indonesia selalu berhasil membawa pulang medali emas nomor putra setiap kali cabang tersebut dipertandingkan.
Catatan tersebut kembali berlanjut pada SEA Games 2025. Tim voli pantai putra Indonesia berhasil menundukkan Thailand dalam pertandingan penentuan untuk memastikan medali emas.
Kemenangan atas tuan rumah Thailand sekaligus memperpanjang tradisi emas Indonesia yang telah berlangsung sejak 2003. Namun, keberhasilan tersebut tidak dapat dipertahankan pada SEA Games 2027 karena voli pantai tidak dipertandingkan.
Tidak masuknya voli pantai dalam SEA Games 2027 bukan hanya berdampak pada perolehan medali Indonesia. Keputusan tersebut juga menghilangkan kesempatan atlet untuk melanjutkan persaingan di tingkat Asia Tenggara.
Bagi para atlet dan pelatih, SEA Games merupakan salah satu ajang untuk menunjukkan hasil pembinaan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Absennya cabang olahraga tersebut membuat mereka kehilangan panggung regional pada edisi berikutnya.
Situasi ini juga menjadi perhatian PP PBVSI yang terus berupaya menjaga perkembangan voli pantai Indonesia. Federasi tidak ingin absennya SEA Games menghentikan program pembinaan dan persiapan atlet.
Meski kehilangan kesempatan tampil di Malaysia, PP PBVSI tetap mengarahkan persiapan atlet menuju kompetisi internasional lainnya. Kejuaraan tingkat Asia dan dunia menjadi bagian dari agenda yang akan diikuti.
Selain itu, pembinaan voli pantai nasional tetap diarahkan pada jalur kualifikasi Olimpiade sesuai kalender kompetisi yang berlaku. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan prestasi Indonesia.
Dengan demikian, pencoretan voli pantai dari SEA Games 2027 tidak menghentikan persiapan atlet Indonesia. Namun, keputusan itu tetap menjadi kerugian bagi kontingen Merah Putih yang kehilangan peluang mempertahankan tradisi medali emas nomor putra sejak 2003.
Editor: Abdul Haris