5 Negara dengan Skuad Termahal di Piala AFF 2022, Indonesia Nomor Berapa?

Rilo Pambudi · Rabu, 10 Agustus 2022 - 18:41:00 WIB
5 Negara dengan Skuad Termahal di Piala AFF 2022, Indonesia Nomor Berapa?
Negara dengan Skuad Termahal di Piala AFF 2022. Timnas Filipina datang ke Piala AFF 2020 dengan berkekuatan 27 pemain. Tim yang dijuluki Azkals itu ditangani pelatih berkebangsaan Inggris, Scott Cooper. (Foto: PFF)

JAKARTA, iNews.id - Negara dengan skuad termahal di Piala AFF 2022 mendatang bakal menarik untuk diulas. Piala AFF 2022 rencananya akan digelar pada Desember mendatang. 

Dilansir iNews.id dari laman resmi AFF, Rabu (10/8/2022), event dua tahunan ini akan berlangsung pada Desember 2022-Januari 2023.

Sebanyak 10 tim akan berlaga di Piala AFF yang terbagi dalam dua grup. Format turnamen Piala AFF adalah round robin di mana masing-masing tim memainkan empat pertandingan di babak penyisihan grup.

Sebagaimana diketahui, edisi 2020 terpaksa digelar pada 5 Desember 2021 dan berakhir pada  5 Januari 2022 karena pandemi COVID-19. Mengacu pada format event dua tahunan, maka Piala AFF 2022 akan digelar pada akhir tahun ini.

Selain itu, sponsor utama untuk Piala AFF 2022 juga akan berganti. Pergantian sponsor ini juga membuat adanya perubahan nama event.

Piala AFF mulai 2022 akan berubah nama menjadi AFF Mitsubishi Electric Cup 2022.  Mitsubishi Electric menggantikan Suzuki yang telah menjadi sponsor utama Piala AFF sejak 2008 atau 14 tahun silam.

Untuk menyambut Piala AFF 2022, dapat dilihat kontestan mana yang memiliki skuat termahal. Selain berkaca pada Piala AFF 2020 yang baru berakhir pada awal tahun 2022, dapat dilihat pula dari total market value terkini di Transfermarkt.

5 Negara dengan Skuad Termahal di Piala AFF 2022:

1. Timnas Filipina (8,38 Juta Euro atau Rp127,2 Miliar)

Siapa sangka, market value terbaru Timnas Filipina kini menjadi yang tertinggi dari kontestan AFF yang lain. Filipina memang dikenal gemar melakukan naturalisasi pemain. Skuad asuhan Scott Cooper ini memiliki total nilai pasar 8,83 juta euro atau setara Rp127,2 miliar.

Penyerang naturalisasi asal Spanyol, Bienve Maranon, menjadi yang pemain paling mahal di tim tersebut. Penyerang United FC (Filipina) tersebut memiliki harga pasar 350 ribu euro atau setara Rp5,68 miliar.

2. Timnas Thailand (7,03 Juta Euro atau Rp 106,7 Miliar)

Timnas Thailand sebenarnya sempat menjadi tim termahal di ASEAN. Kini, tim berjuluk The War Elephant sebenarnya masih memiliki skuad jauh lebih mencolok ketimbang timnas negara lain. Total harga pasar skuat asuhan Alexandre ‘Mano’ Polking ini mencapai 7,03 juta euro atau setara Rp106,7 miliar.

Tak mengherankan jika harga pasar pemain Thailand begitu tinggi. Pasalnya, sejumlah pemain Thailand memang telah menunjukan kelasnya dengan sukses berkarier di luar negeri. Salah pemain yang mendominasi harga di Timnas Thailand adalah Chanathip Songkrasin.
Pemain yang berkarier di kasta teratas sepakbola Jepang bersama Consadole Sapporo.
itu memiliki harga pasar yang fantastis untuk ukuran pemain Asia Tenggara, yakni 1,6 juta euro atau sekira Rp25,9 miliar.

3. Timnas Indonesia (5,88 Juta Euro atau Rp89,2 Miliar)

Skuad Timnas Indonesia memiliki harga pasar mencapai 5,88 juta euro atau setara Rp89,2 miliar. Indonesia menempati posisi ketiga sebagai skuad termahal di AFF.

Mungkin banyak yang mengira jika Egy Maulana Vikri (FK Senica) yang memiliki harga pasar tertinggi di skuad Timnas Indonesia. Namun, Asnawi Mangkualam (Ansan Greeners) tercatat sebagai pemain termahal di skuad Timnas Indonesia dengan banderol 350 ribu euro atau sekira Rp5,68 miliar.

4. Timnas Vietnam (5,43 Juta Euro atau Rp82,4 Miliar)

Di posisi keempat, ada Timnas Vietnam asuhan pelatih Park Hang-seo yang memiliki harga pasar 5,43  juta euro atau sekira Rp82,4 miliar. Tercatat, ada tiga pemain yang menyandang status termahal di skuad Timnas Vietnam.

Mereka adalah Nguyen Quang Hai, Nguyen Van Toan dan Nguyen Tien Linh yang sama-sama berharga 300 ribu euro atau sekira Rp4,8 miliar. Timnas Vietnam diprediksi turun dengan optimisme tinggi mengingat berstatus sebagai juara bertahan.

Editor : Komaruddin Bagja

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:








Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda