5 Pemain Bola yang Lahir di Daerah Konflik, Nomor 2 Si Jenius dari Kroasia
Kehidupannya berubah setelah dirinya direkrut oileh NK Zadar. Ia berhasil menjadi pemain sepak bola top. Bahkan, kini ia dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik Real Madrid.
3. Dejan Lovren
Pemain bola yang lahir di daerah konflik berikutnya adalah Dejan Lovren. Dejan Lovren dan keluarganya mengungsi ke Jerman, kala perang Bosnia terjadi. Selama hidup di Jerman, enam bulan sekali mereka harus melaporkan diri agar mendapat izin tinggal.
Di Jerman, Lovren mengasah kemampuannya dalam bermain sepak bola. Ia pun berhasil direkrut oleh tim lokal. Namun, setelah perang usai, ia dan keluarganya kembali lagi ke Kroasia.
4. Awer Mabil
Awer Mabil, lahir di tempat pengungsian Kakuma, Kenya, pada 1995. Orang tuanya kabur dari konflik perang Saudara yang pecah di Sudan, maka dari itu Awer Mabil haris hidup di pengungsian.
Pada 2006, keluarganya memutuskan untuk pindah ke Australia. Pada saat inilah Awer Mabil mengasah bakatnya dalam bermain sepak bola. Awer Mabil bermain untuk Adelaide United dan berhasil debut bersama Timnas Australia pada 2018. Kini, Awer Mabil juga memperkuat Timnas Australia di Piala Dunia 2022.