Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Timnas Indonesia U-23 Absen di Asian Games 2026? PSSI Beri Respons Tegas
Advertisement . Scroll to see content

5 Penyebab Timnas Indonesia Kalah 1-2 dari Malaysia di Piala AFF U-23 2023, Nomor 3 Sulit Diperbaiki

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 11:45:00 WIB
5 Penyebab Timnas Indonesia Kalah 1-2 dari Malaysia di Piala AFF U-23 2023, Nomor 3 Sulit Diperbaiki
Timnas Indonesia kalah 1-2 dari Malaysia pada matchday 1 Piala AFF U-23 2023 di Rayong Province Stadium, Thailand, Jumat (18/8/2023) malam. (Foto: PSSI)
Advertisement . Scroll to see content

RAYONG, iNews.id – Setidaknya ada lima penyebab Timnas Indonesia U-23 kalah 1-2 dari Malaysia di Piala AFF U-23 2023

Garuda Muda mengawali laga perdana Piala AFF U-23 2023 dengan kekalahan dari Timnas Malaysia U-23 di Rayong Province Stadium, Jumat (18/8/2023) malam. 

Di laga tersebut, Indonesia sempat unggul melalui aksi Ramadhan Sananta. Sayang, di babak kedua Malaysia bisa membalas lewat dua gol Fergus Tierney. 


Penyebab Timnas Indonesia Kalah dari Malaysia

Dari pertandingan tadi malam, terlihat setidaknya ada lima penyebab yang membuat Indonesia kena comeback Malaysia.

1. Lemahnya Keseimbangan Tim

Indonesia memulai laga dengan inisiatif serangan. Beckham Putra berhasil memimpin dominasi Garuda Muda atau Harimau Muda. Pasukan Shin Tae-yong unggul ball possession, dan Ramadhan Sananta mampu menerobos pertahanan Malaysia untuk cetak gol di menit ke-29.

Namun, saat kehilangan bola tampak beberapa kali Malaysia mampu mengeksploitasi sisi pertahanan Indonesia. 

Kelemahan ini dimaksimalkan Malaysia dengan baik. Masuknya Fergus Tierney di awal babak kedua membalikkan keadaan. 

Pemain naturalisasi keturunan Skotlandia itu sukses memimpin Malaysia mengeksploitasi kelemahan Indonesia. 


2. Kerjasama Tim Tak Maksimal

Masalah kerjasama tim inilah yang membedakan Indonesia dengan Malaysia di pertandingan tadi malam. Harimau Muda bermain lebih mengandalkan teamwork. Sebaliknya, Garuda Muda cenderung lebih asyik menampilkan kualitas individu. 

Hasilnya, aksi individu pemain-pemain Indonesia lebih muda terbaca dan diantisipasi pertahanan Malaysia. Alhasil, skema permainan tak berjalan maksimal. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut