Ada AC Milan di Balik Rekor Invicibles Arsenal pada 2003/2004
Seharusnya di bio twitter @arsenal bertuliskan 'The official account of Arsenal Football Club', namun pada tanggal 15 kemarin tulisanya berubah menjadi 'The officia account of Arsena Footba Cub'.
Momen Hari Ini: Magis Cristiano Ronaldo Bantu MU Singkirkan Arsenal di Liga Champions
Bukan tanpa alasan, penghilangan huruf L adalah sebagai penegasan bahwa mereka pada 16 tahun lalu jadi juara tak pernah kalah (Lose).
Penyempurna Capaian Arsenal di 2003/2004
Bukan cuma tak terkalahkan semusim di level domestik, pencapaian Arsenal semakin sempurna dengan raihan individu yang diraih Thierry Henry dan Arsene Wenger.
Henry dinobatkan sebagai topskorer Premier League 2003/2004 dengan raihan 30 gol dari 37 penampilan liga. Penyerang asal Prancis juga dianugerahi status EPL Player of the Season 2003/2004. Sedangkan gelar pelatih terbaik EPL musim 2003/2004 jatuh ke tangan Arsene Wenger.
Fakta lainnya, Arsenal juga mencatatkan statistik oke. Mereka menjadi tim paling produktif dengan torehan 73 gol dan mencatatkan clean sheets terbanyak (21).
Untuk menyempurnakan pencapaian sensasional tersebut, Arsenal dihadiahi trofi juara khusus berlapis emas. Piala tersebut jadi satu-satunya sampai saat ini.
Ada cerita menarik sebelum Arsenal mampu mengukir rekor tersebut. Di awal musim, Arsene Wenger sempat ditertawakan karena punya ide membawa Meriam London jadi juara tanpa terkalahkan. Pelatih asal Prancis mengaku terinspirasi dari kisah sukses AC Milan pada 1991/1992.
"Tidak akan ada tim yang finis di atas kami di liga. Saya bahkan tidak akan terkejut, jika kami bisa melaju tak terkalahkan sepanjang musim," kata Wenger.
"Itu bukanlah sesuatu yang mustahil, sebab AC Milan pernah melakukannya satu kali. Namun, saya tidak paham mengapa mengatakan itu (tak terkalahkan) terdengar sangat mengejutkan," lanjutnya.
Editor: Arif Budiwinarto