Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komentar Mengejutkan Gennaro Gattuso soal Boikot Israel dari Piala Dunia 2026
Advertisement . Scroll to see content

Antony Menangis Bongkar Perlakuan Buruk MU: Saya Hampir Berhenti Main Bola

Selasa, 02 September 2025 - 21:54:00 WIB
Antony Menangis Bongkar Perlakuan Buruk MU: Saya Hampir Berhenti Main Bola
Tangis haru menyelimuti perkenalan resmi Antony sebagai pemain anyar Real Betis, setelah kepindahan permanennya dari Manchester United (Foto: Metro)
Advertisement . Scroll to see content

Karier Reborn di Betis: Gol, Assist, dan Senyuman yang Kembali

Setelah masa peminjaman yang sukses bersama Real Betis pada musim 2024/25—dengan torehan 9 gol dan 5 assist dalam 26 penampilan—Antony akhirnya menandatangani kontrak lima tahun dengan klub asal Andalusia tersebut, senilai hingga £21,6 juta.

Penampilannya di lapangan membaik drastis, dan secara emosional ia pun terlihat jauh lebih bahagia selama masa peminjaman tersebut. Namun, sebelum transfer permanennya disahkan, sempat muncul drama yang nyaris menggagalkan kesepakatan.

Transfer Nyaris Gagal? Ini Penyebabnya

Menurut laporan BBC Sport, Betis sempat menarik kembali penawaran karena Antony disebut menginginkan sebagian gajinya di Manchester United dibayarkan lebih dulu. Namun, konflik itu akhirnya diselesaikan.

Kesepakatan akhirnya tercapai tanpa pembayaran langsung kepada Antony, namun United menyisipkan klausul penjualan 50% dari transfer selanjutnya.

Antony dan 'Pasukan Bom' United: Dibuang Sebelum Berkembang?

Sebelum kepindahannya ke Spanyol, Antony sempat tergabung dalam kelompok pemain yang dilaporkan sudah “tidak masuk rencana” di Old Trafford, bersama Marcus Rashford, Jadon Sancho, Tyrell Malacia, dan Alejandro Garnacho, yang dijuluki oleh media Inggris sebagai “pasukan bom” karena dinilai berpotensi merusak ruang ganti.

Antony total mencatatkan 96 penampilan untuk Manchester United sejak direkrut dari Ajax pada tahun 2022, namun kariernya di Inggris lebih banyak diwarnai dengan inkonsistensi, sorotan negatif, dan tekanan mental berat.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut