Arsenal Hajar Chelsea, Selangkah Lagi ke Final Piala Liga Inggris
Usai laga, Ben White menyebut performa Arsenal belum mencapai standar terbaik. Arteta tidak sepenuhnya sependapat, meski tetap melihat celah perbaikan.
“Di beberapa bagian, terutama saat bertahan, ada aspek tertentu yang perlu dibenahi. Di aspek lain, kami tampil sangat bagus,” ujar dia.
“Terkadang, Anda harus memberi penghargaan kepada lawan. Mereka punya pemain yang mampu memenangkan duel lalu berlari menekan. Itu kemampuan mereka,” ucap pelatih asal Spanyol tersebut.
Membahas pendekatan taktik Liam Rosenior, Arteta menilai Chelsea bermain lebih terbuka.
“Mereka membuka permainan. Posisi tinggi sejumlah pemain membuat mereka lebih berbahaya setiap kali kami kehilangan bola atau mereka memenangkan bola kedua atau duel. Namun, pada saat yang sama, mereka juga jauh lebih terbuka,” tutur dia.
Viktor Gyokeres terpilih sebagai pemain terbaik setelah mencetak satu gol dan satu assist. Arteta menegaskan kontribusi penyerang asal Swedia tersebut sangat vital.
“Viktor tampil luar biasa di banyak aspek. Hari ini dia menunjukkan kualitas terbaiknya, memasukkan bola ke gawang. Dia berada di posisi itu berkali-kali, bola datang ke area yang tepat, dan dia melakukan tugasnya,” kata dia.
Arteta juga memuji Martin Zubimendi yang kembali mencatatkan namanya di papan skor, gol keempatnya musim ini. Gelandang tersebut menusuk kotak penalti padat sebelum menyelesaikan peluang dengan tenang.
“Buka potensinya, karena dia bisa melakukan segalanya. Dia harus percaya dia bisa melakukan segalanya,” ujar Arteta.
“Dia bisa mengisi berbagai ruang, sangat bagus membawa bola, timing masuk kotak penalti sangat tepat, dan sangat tenang. Untuk gelandang bertahan, itu sangat jarang.”
Editor: Reynaldi Hermawan