Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PSSI Pastikan Ole Romeny Gabung Timnas Indonesia, Hanya Satu Pemain yang Absen
Advertisement . Scroll to see content

Bambang Pamungkas Kritik Keras Keputusan PSSI Hentikan Liga 2: Gak Masuk Akal Sehat

Jumat, 13 Januari 2023 - 16:59:00 WIB
Bambang Pamungkas Kritik Keras Keputusan PSSI Hentikan Liga 2: Gak Masuk Akal Sehat
Legenda Persija Jakarta, Bambang Pamungkas mengkritik keputusan PSSI menghentikan Liga 2 dan Liga 3 2022/2023. Menurutnya, keputusan itu gak masuk akal. (foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Pria berusia 42 tahun itu menjelaskan berhentinya Liga 2 dan Liga 3 membuat para pemain yang mencari nafkah melalui sepak bola bakal terganggu. Bambang Pamungkas pun menilai tanpa adanya degradasi membuat pertandingan mudah terjadi kecurangan, seperti pengaturan skor.

"Ini bukan sekadar tentang bagaimana nasib para pelaku sepak bola yang mata pencahariannya akan terganggu. Atau potensi besar terjadinya “praktik-praktik” tidak terpuji, jika liga dijalankan tanpa degradasi. Jauh lebih besar dari pada itu, ini tentang sebenarnya sepak bola Indonesia ini mau dibawa kemana?," ucapnya.

Pria yang menghabiskan sebagian besar karirnya bersama Persija Jakarta itu mengatakan dalam olahraga pemain dan pelatih adalah aktor utama. Bamabang Pamungkas pun menjelaskan sura pemain dan pelatih menentukan maju atau mundurnya sepakbola di Indonesia.

"Berdasarkan pengalaman saya. Dalam olahraga, pemain dan pelatih tetaplah aktor utama. Suara mereka sedikit-sebanyak dapat turut menentukan arah tuju persepakbolaan negeri ini," tutupnya.

Selain tak adanya degradasi di Liga 1 2022/2023, wakil Indonesia di ajang AFC pun ditentukan dengan  playoff. Juara Liga 1 musim ini akan menghadapi juara Liga 1 2021/2022 dan pemenangnya akan menjadi wakil Indonesia di ajang tersebut.

Editor: Ibnu Hariyanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut