Daftar 2 Wajah Baru Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Ada Wonderkid Persib
Selain itu, Vickery juga mencatatkan dua gol dan satu assist di AFC Champions League 2. Catatan tersebut menjadi bagian dari rekam jejak yang dibawa sang pemain sebelum mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia senior.
Kehadiran Vickery dan Markx membuat persaingan di dalam skuad Timnas Indonesia semakin terbuka. Keduanya harus menunjukkan kualitas jika ingin mendapatkan kepercayaan lebih dari pelatih John Herdman.
Herdman tampaknya ingin melihat langsung kemampuan kedua pemain tersebut. Jika mampu memenuhi ekspektasi, peluang Markx dan Vickery untuk masuk skuad Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027 tetap terbuka.
Karena itu, FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan penting bagi Markx dan Vickery untuk membuktikan diri. Keduanya harus mampu bersaing dengan pemain lain yang sudah lebih dulu mendapat pengakuan dari Herdman.
Persaingan tersebut membuat posisi Markx dan Vickery tidak otomatis aman hanya karena keduanya berstatus pemain naturalisasi. Kualitas di lapangan tetap menjadi faktor penting untuk menentukan peluang mereka dalam skuad Timnas Indonesia.
Dengan pengalaman di level U-20 dan U-23 serta kiprahnya bersama Persita, Markx memiliki kesempatan menunjukkan perkembangan dirinya. Sementara Vickery datang dengan pengalaman bermain di A League dan AFC Champions League 2.
Kedua pemain tersebut kini memiliki target yang sama: memaksimalkan kesempatan bersama Timnas Indonesia senior. Penampilan mereka di FIFA ASEAN Cup 2026 dapat menjadi salah satu penilaian Herdman sebelum menyusun skuad untuk agenda berikutnya, termasuk Piala Asia 2027.
Editor: Reynaldi Hermawan