Dari Barcelona hingga Juventus, Klub Eropa Turut Rayakan Hari Kartini
BARCELONA, iNews.id - Perempuan Indonesia memperingati Hari Kartini yang jatuh tiap tanggal 21 April. Klub-klub Eropa ternyata juga turut melakukan hal serupa.
Di Spanyol ada Barcelona. Klub Katalan itu berdoa agar para wanita Tanah Air bisa terus berkarya.
"Selamat Hari Kartini untuk para wanita Indonesia, teruslah berkarya!" tulis Twitter @fcbarcelona_id diikuti bendera merah putih.
Kemudian di Italia ada sang juara bertahan Juventus. Si Nyonya Tua mengunggah sebuah video yang menceritakan kisah salah satu fans wanita mereka.
Chelsea Tembus Zona Liga Champions, Thomas Tuchel Justru Ketakutan
"Selamat Hari Kartini untuk seluruh wanita Indonesia yang luar biasa! Kali ini kami merayakannya bersama Nensi Irani, sosok Juventini yang menyuarakan & membuktikan bahwa wanita bisa melakukan apapun!" kicau @juventusfcid.
Calon peraih scudetto musim ini yaitu Inter Milan juga tak mau ketinggalan. Kubu I Nerazzurri mengucapkan Hari Kartini sambil mengunggah foto anggota tim wanita.
Buntut European Super League, Ed Woodward Tinggalkan MU
"Selamat Hari Kartini buat seluruh perempuan hebat Indonesia," tulis @Inter_id.
Dimulai Chelsea, 6 Klub Inggris Mundur dari European Super League
Beralih ke Inggris. Ada Manchester City yang juga memperingati Hari Kartini di sosial media mereka.
"Selamat Hari Kartini untuk para wanita Indonesia. Teruslah bahagia dan menginspirasi setiap wanita Indonesia." unggah @mancityIndo.
Imbangi Brighton, Chelsea Kembali Tembus Posisi 4 Besar Liga Inggris
Hari Kartini memang menjadi sangat spesial buat perempuan Indonesia. Lebih dari seabad lalu, Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat atau lebih dikenal dengan RA. Kartini lahir.
Hari lahirnya ini kemudian dikenal sebagai Hari Kartini sejak penetapan pada 1964. Berkat perjuangan dan pemikirannya, perempuan Indonesia bisa seperti sekarang. Perempuan tak lagi cuma berurusan dengan "Masak, Macak, Manak" (memasak, berdandan, melahirkan), tapi juga berbagai hal yang sebelumnya hanya melekat pada kaum Adam.
Editor: Reynaldi Hermawan