Dihajar PSG, Barcelona Justru Ukir Sejarah Fenomenal di Liga Champions
Barcelona selanjutnya menghadapi Real Madrid dalam laga El Clasico di Santiago Bernabeu pada Minggu. Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi tim asuhan Flick untuk mempertahankan catatan sempurna mereka di Liga Spanyol.
Sebelum pertandingan tersebut, Barcelona sudah unggul enam poin atas Real Madrid yang menempati peringkat ketiga klasemen. Namun, keunggulan itu tidak akan banyak berarti jika Barcelona kalah dari rival abadinya dalam pertandingan yang dipimpin tim asuhan Jose Mourinho.
Barcelona setidaknya tidak perlu menghadapi Vinicius Junior dalam laga tersebut. Pemain Real Madrid itu sedang menjalani pertandingan kedua dari hukuman larangan bermain empat laga akibat menarik rambut gelandang Nathan Saliba ketika timnya menang 1-0 atas Villarreal pada awal bulan ini.
Setelah El Clasico, Barcelona akan kembali berlaga di Liga Champions pada 3 November. Mereka dijadwalkan menghadapi Aston Villa, yang menjadi lawan asal Inggris pertama bagi Blaugrana di kompetisi Eropa musim ini.
Tim asuhan Unai Emery tersebut termasuk dalam tujuh klub yang masih memiliki catatan sempurna di Liga Champions musim ini. Dari tujuh tim itu, hanya PSG dan Liverpool yang sudah memainkan tiga pertandingan.
Dengan jadwal padat yang menanti, Barcelona harus segera bangkit dari kekalahan di Paris. Selain memburu hasil positif di kompetisi domestik, Blaugrana juga perlu menjaga persaingan di Liga Champions, sementara rekor empat pemain remaja sebagai starter melawan juara bertahan menjadi pencapaian tersendiri bagi klub.
Editor: Reynaldi Hermawan