Eksperimen Gila Kluivert Vs Taiwan Berbuah Manis: Ini Baru Permulaan!
SURABAYA, iNews.id – Patrick Kluivert akhirnya menunjukkan sentuhan revolusionernya dalam laga FIFA Matchday saat Timnas Indonesia membantai Taiwan dengan skor telak 6-0. Duel digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat malam (5/9/2025).
Pertandingan ini menjadi momen penting karena Kluivert menerapkan formasi 4-4-2, skema taktis yang jarang digunakan Tim Garuda dalam beberapa tahun terakhir. Formasi tersebut terbukti efektif dan mengubah dinamika permainan sejak menit pertama.
Dengan formasi 4-3-1-2, Timnas Indonesia tampil mendominasi. Duet Nathan Tjoe-A-On dan Marc Klok di jantung lini tengah menjadi poros permainan.
Rotasi pemain dilakukan di babak kedua. Thom Haye masuk menggantikan Nathan, disusul kehadiran Marselino Ferdinan, Sandy Walsh, Mauro Zijlstra, hingga Miliano Jonathans. Meskipun intensitas serangan sedikit menurun, penguasaan lini tengah tetap tak tergoyahkan.
Usai pertandingan, Kluivert menegaskan bahwa pola permainan ini adalah cerminan dari filosofi sepak bolanya.
“Ini adalah gaya main yang memang saya inginkan, dan saya ingin memainkan ini dalam jangka panjang,” ujar Kluivert setelah pertandingan.
Pelatih berusia 49 tahun itu mengakui bahwa selama ini belum sempat menerapkan sistem tersebut secara maksimal karena waktu adaptasi yang sangat singkat dalam pemusatan latihan sebelumnya.
“Pada dua pemusatan latihan sebelumnya, sangat sulit untuk langsung mengubah sistem. Karena, seperti yang anda tahu, para pemain datang dari klub dan negara yang berbeda. Kami hanya punya satu atau dua hari untuk beradaptasi. Sulit menerapkan sistem ini," ujarnya.