Erick Thohir Sentil Pengkritik Liga Putri Indonesia: Dulu Teriak Mana Liganya, Sekarang Ayo Nonton!
"Saya rasa untuk tahun pertama, antusiasmenya sangat baik. Kami juga berharap setiap klub yang bermain di liga ini mulai membangun basis suporternya sendiri," ucap Erick.
Selain menantang para pengkritik, Erick Thohir menegaskan komitmen PSSI menjaga keberlangsungan Liga Putri Indonesia selama lima tahun ke depan atau hingga 2031. Kesepakatan tersebut melibatkan federasi dan seluruh klub peserta agar kompetisi tidak kembali terhenti seperti sebelumnya.
"Yang pasti, seluruh klub peserta liga dan PSSI memiliki komitmen untuk menjalankan kompetisi ini selama lima tahun, setelah itu akan kami evaluasi," ujar Erick.
PSSI memilih mengembangkan kompetisi secara bertahap dengan memprioritaskan kesiapan operasional dan keberlanjutan klub. Erick tidak ingin penyelenggaraan liga justru menimbulkan persoalan yang membuat peserta kesulitan melanjutkan kompetisi di tengah musim.
"Kami juga ingin memastikan klub-klub ini bisa berjalan dengan baik. Jangan sampai ada persoalan yang membuat klub berhenti di tengah jalan. Itu yang sering saya sampaikan dan menjadi alasan PSSI sangat berhati-hati," tegas Erick.
Indonesia Women's League 2026-2027 diikuti enam klub, yakni Garudayaksa FC, Persita Tangerang, Persikad Depok, Dewa United Banten FC, Persija Jakarta, dan FC Bekasi City. Seluruh peserta akan bersaing dalam 15 pekan fase reguler dengan total 45 pertandingan.
Kompetisi berlangsung hingga 30 Januari 2027. Fase reguler dijadwalkan berakhir pada 17 Januari, dilanjutkan semifinal pada 23 Januari, kemudian perebutan tempat ketiga dan final pada 30 Januari. PSSI berharap kompetisi ini menjadi fondasi pembinaan pemain putri sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi talenta muda untuk berkembang dan memperkuat Timnas Putri Indonesia.
Editor: Abdul Haris