Gagal Pimpin Piala Dunia 2026, Wasit Somalia Kini Bertugas di Piala Super Eropa
"Ada komunitas Somalia yang besar di Eropa dan Austria, dan mereka sangat gembira melihat saya memimpin pertandingan seperti ini," ucapnya.
Menjelang pertandingan, Artan juga mempersiapkan diri dengan mempelajari kedua tim yang akan bertanding. Dia mengaku banyak menyaksikan pertandingan sepak bola Eropa serta melakukan riset mengenai Aston Villa dan Paris Saint-Germain.
Meski gagal menjalankan tugas di Piala Dunia, Artan tetap menerima pembayaran penuh dari FIFA untuk turnamen tersebut. Kondisi ini setidaknya menjadi salah satu bentuk penghargaan atas status dan tugas yang sebelumnya sudah diberikan kepadanya.
Perjalanan Artan kemudian berubah secara drastis dalam waktu singkat. Dari ditolak masuk Amerika Serikat dan kehilangan kesempatan memimpin pertandingan Piala Dunia, dia justru mendapatkan kesempatan bersejarah di kompetisi elite Eropa.
Penunjukan sebagai wasit Piala Super Eropa juga menjadi pencapaian penting bagi sepak bola Somalia. Artan menjadi sosok non-Eropa pertama yang dipercaya memimpin pertandingan tersebut.
Kini Artan memiliki kesempatan membuktikan kualitasnya di panggung Eropa. Setelah melewati periode yang dia sebut sangat sulit, pertandingan Piala Super Eropa menjadi momen penting dalam perjalanan kariernya sebagai wasit internasional.
Editor: Reynaldi Hermawan