Gasperini Minta AS Roma Belanja Pemain Lagi, Singgung Kekalahan Menyakitkan dari Real Madrid
Dia menilai persoalan mental juga menjadi faktor penting. Para pemain kehilangan respons yang diperlukan setelah Real Madrid memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3, sehingga lawan berhasil memanfaatkan momentum untuk membalikkan keadaan.
"Pukulan psikologis muncul ketika skor menjadi 3-2. Kami harus memperbaikinya. Tim ini tidak boleh merasa harus selalu memenangkan Liga Champions, liga, atau apa pun," ujarnya.
Gasperini mengingatkan Roma pernah berhasil menentukan kemenangan pada menit-menit akhir ketika menghadapi Parma dan Atalanta. Sebaliknya, situasi serupa justru merugikan timnya saat bertemu Inter Milan, Juventus, serta Real Madrid.
Meski kecewa, Gasperini meminta pemain segera mengalihkan fokus ke Genoa. Pertandingan tersebut juga menjadi momen kembalinya Daniele De Rossi ke Stadion Olimpico sebagai pelatih lawan.
"Besok kami membutuhkan kekuatan, keyakinan, dan energi. Kami kembali ke liga sebagai salah satu tim papan atas. Kami akan memiliki semangat, mentalitas, dan energi untuk berusaha menang," tuturnya.
Bagi Gasperini, pertandingan melawan Genoa menjadi kesempatan untuk membuktikan kemampuan Roma mengatasi keterbatasan pemain. Namun, untuk menghadapi persaingan panjang di Liga Italia, Liga Champions, dan kompetisi lainnya, dia tetap menilai tambahan pemain menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan.
Editor: Abdul Haris