Harry Maguire Dianggap Biang Sial Timnas Inggris, Responsnya Mengejutkan
MILAN, iNews.id - Harry Maguire dianggap biang sial Timnas Inggris. Respons sang defender Manchester United mengejutkan.
The Red Devils baru saja terdegradasi di ajang UEFA Nations League 2022. Hasil negatif itu didapat setelah mereka kalah 0-1 dari Italia pada lanjutan UEFA Nations League di San Siro, Milan, Sabtu (24/9/2022) dini hari WIB.
Pada laga itu, pelatih Inggris, Gareth Southgate lagi-lagi menurunkan Maguire sejak menit awal. Inggris belum pernah menang di ajang UEFA Nations League 2022. Dari lima laga, empat laga diantaranya Maguire tampil sebagai starter.
Tak heran jika performa Maguire terus disorot oleh publik sepak bola Inggris. Maguire kemudian angkat suara soal performanya yang menuai kritikan pedas tersebut.
Hasil Indonesia International Series 2022: Alfian/Ade Juara usai Menangi Perang Saudara
“Saya tidak berkonsentrasi pada orang lain, dan apa yang orang katakan, semua orang bisa membuat cerita soal saya, saya kapten Man United dan itu akan selalu menjadi cerita besar,” kata Maguire dilansir Talk Sport, Sabtu (24/9/2022).
“Jadi itulah alasannya, mereka menyukai clickbait, dan hal-hal seperti itu, padahal saya tampil bagus di Piala Eropa usai cedera selama delapan minggu, tidak bermain, tetapi dipanggil untuk tampil di turnamen,” tambah bek termahal di Liga Inggris tersebut.
Hasil MotoGP Jepang 2022: Jack Miller Juara, Francesco Bagnaia Crash
“Saya bekerja keras selama latihan untuk memastikan bahwa saya siap ketika kesempatan datang, hanya itu yang bisa saya lakukan untuk membantu tim,” tandasnya.
Di media sosial, nama Maguire pun trending di Twitter. Para warganet menyorot kejadian lucu pada laga menghadapi Italia dini hari tadi.
Hasil Indonesia International Series 2022: Dejan/Gloria Juara usai Kalahkan Reza/Melati
Ketika itu, Maguire membuang bola ke luar lapangan dan menghadirkan situasi sepak pojok, yang tentunya amat menguntungkan Italia. Padahal dirinya bisa saja membuang bola kedepan sehingga lini belakang Inggris tetap aman.
Editor: Reynaldi Hermawan