“Pak Ketum PSSI menginginkan agar gaya bermain timnas senior, U-23, U-20, hingga U-17 bisa memiliki kesamaan. Karena itu, kami yang berada di lingkungan sepak bola nasional tentu perlu mempelajari filosofi permainan timnas senior. Pelatih di level di bawahnya akan berupaya menyesuaikan tanpa kehilangan karakter pribadinya,” paparnya.
TC Timnas Indonesia U-22 Dimulai, Indra Sjafri Fokus 2 Hal
Dalam upayanya mencari pemain yang sesuai filosofi tersebut, Indra tidak hanya mengandalkan pengamatan di lapangan. Dia juga menerapkan pendekatan ilmiah melalui tes Talent DNA, untuk mengetahui detail kemampuan teknis dan karakter setiap pemain.
“Kalau ditanya apakah ada pemain yang bisa mendukung gaya bermain yang saya inginkan, justru itulah alasan kami melakukan TC, uji coba, dan berbagai tes, termasuk kemarin saya mengadakan tes Talent DNA. Saya ingin tahu secara detail kemampuan pemain yang saya pilih agar benar-benar kompeten,” ujarnya.
Alasan Ivar Jenner Dipanggil ke Timnas Indonesia U-22 Proyeksi SEA Games 2025
Selain itu, Indra menekankan pentingnya kedisiplinan, mental kuat, dan kecerdasan taktik sebagai syarat utama bagi pemain muda yang ingin memperkuat Garuda Muda. Menurutnya, SEA Games bukan sekadar ajang pembuktian individu, tetapi ujian bagaimana para pemain muda bisa memahami dan menerapkan strategi dengan cepat di bawah tekanan pertandingan.
Timnas Indonesia U-22 sendiri dijadwalkan menjalani dua laga uji coba melawan India U-22 di Stadion Madya, Jakarta, pada 10 dan 13 Oktober 2025. Pertandingan ini akan menjadi ajang penilaian penting bagi tim pelatih dalam menentukan siapa saja yang layak bertahan di daftar utama.