Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Infografis Calon Lawan Timnas Indonesia di Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Advertisement . Scroll to see content

Infografis: 9 Aturan Gila Piala Dunia 2026, Tutup Mulut saat Protes Bisa Berujung Kartu Merah

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:16:00 WIB
Infografis: 9 Aturan Gila Piala Dunia 2026, Tutup Mulut saat Protes Bisa Berujung Kartu Merah
Infografis 9 Aturan Gila Piala Dunia 2026
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah aturan baru yang akan diterapkan pada Piala Dunia 2026 menarik perhatian publik. FIFA memperkenalkan sembilan perubahan penting yang diperkirakan dapat memengaruhi jalannya pertandingan sejak awal laga.

Salah satu perubahan utama adalah penindakan terhadap pelanggaran yang terjadi sebelum bola kembali dimainkan. Kontak fisik berlebihan, blok ilegal, hingga aksi menarik atau menahan lawan di area penalti kini dapat langsung dianggap sebagai pelanggaran.

Timnas Inggris disebut-sebut menjadi salah satu tim yang berpotensi terkena dampak aturan ini. Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, mengatakan gol Inggris saat bermain imbang 1-1 melawan Uruguay dalam laga persahabatan tidak akan dianggap sah jika terjadi pada Piala Dunia 2026. Menurutnya, tindakan tersebut menjadi faktor utama yang menghalangi bek menjalankan tugasnya dengan normal.

FIFA juga melakukan perombakan besar pada sistem Video Assistant Referee (VAR). VAR kini bisa mengintervensi pada situasi sepak pojok, kartu kuning, hingga kartu kuning kedua.

Sikap pemain terhadap wasit juga menjadi perhatian. FIFA akan memberikan sanksi tegas terhadap pemain yang menutup mulut saat beradu argumen dengan ofisial pertandingan atau meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes. Kedua tindakan tersebut dapat langsung berujung kartu merah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut