Ini 11 Pembelian Terburuk Barcelona yang Bisa Dijadikan Formasi 4-3-3

Bagusthira Evan Pratama ยท Selasa, 07 April 2020 - 14:02 WIB
Ini 11 Pembelian Terburuk Barcelona yang Bisa Dijadikan Formasi 4-3-3

Barcelona pernah melakukan sejumlah blunder dalam mendatangkan pemain (Foto:

Penyerang sayap: Ricardo Quaresma

 

Ricardo Quaresma hanya memperkuat Barcelona dari 2003-2004 (Foto: The Sun)
Ricardo Quaresma hanya memperkuat Barcelona dari 2003-2004 (Foto: The Sun)

Pemain asal Portugal ini hanya bertahan setahun di Barcelona. Setelah didatangkan dari Sporting Lisbon dengan biaya 6 juta euro, Ricardo Quaresma langsung dijual lagi ke FC Porto.

Di negaranya, Quaresma jadi salah satu pemain bintang. Namun kariernya tenggelam di Barcelona. Dia kemudian gonta-ganti klub mulai dari Porto, Inter Milan, Chelsea, Besiktas, Al-Ahli, dan kini Kasimpasa.

Penyerang sayap: Alexander Hleb

Alexander Hleb dianggap tak cocok dengan gaya permainan Barcelona (Foto: Twitter)
Alexander Hleb dianggap tak cocok dengan gaya permainan Barcelona (Foto: Twitter)

Winger asal Belarusia ini menambah panjang daftar pemain Arsenal yang tampil buruk di Barcelona. Didatangkan pada musim 2008/2009, Alexander Hleb hanya dipercaya tampil dalam 19 pertandingan saja.

Hleb kemudian dilepas ke sejumlah klub hingga kontraknya dengan Barcelona berakhir, Februari 2012. Setelah itu, dia hanya memperkuat klub kecil seperti Isloch, KS Samara, Genclerbirligi, dan BATE Borisov.

Striker: Maxi Lopez

Maxi Lopez tak mampu bersaing menembus starting XI Barcelona (Foto:  Twitter)
Maxi Lopez tak mampu bersaing menembus starting XI Barcelona (Foto: Twitter)

Ketika muda, aksi Maxi Lopez pernah memikat perhatian Barcelona. Pada Januari 2005, dia dibeli dari River Plate dengan harga 6,5 juta euro.

Tapi sayang, Maxi Lopez gagal bersaing dengan Lionel Messi. Bersama Los Blaugrana, dia hanya tampil 14 kali tanpa pernah mencetak gol di kompetisi La Liga.

Editor : Bagusthira Evan Pratama

Halaman : 1 2 3 Tampilkan Semua