Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jelang Final Timnas Indonesia vs Thailand, John Herdman Bawa-Bawa Argentina
Advertisement . Scroll to see content

Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Berubah dari 2 Menit Jadi 7 Menit? Ini Aturan IFAB

Jumat, 02 Oktober 2026 - 12:59:00 WIB
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Berubah dari 2 Menit Jadi 7 Menit? Ini Aturan IFAB
Duel Indonesia vs Bangladesh di SUGBK, Kamis (1/10/2026) malam, diwarnai perubahan tambahan waktu di masa injury time. (Foto: iNews/Isra Triansyah)
Advertisement . Scroll to see content

Artinya, papan elektronik bertuliskan tambahan 2 menit tidak otomatis membuat pertandingan harus berakhir tepat pada menit ke-92. Angka tersebut merupakan minimal waktu yang harus dimainkan.

Dalam Law 7.3, IFAB memasukkan sejumlah kejadian yang dapat dihitung sebagai waktu hilang, seperti pergantian pemain, penanganan pemain cedera, pemborosan waktu, sanksi disiplin, pemeriksaan dan peninjauan VAR, selebrasi gol, serta keterlambatan lain sebelum permainan dilanjutkan.

Pada pertandingan Indonesia melawan Bangladesh, babak kedua diwarnai sejumlah peninjauan VAR yang memakan waktu. Faktor tersebut dapat menjadi bagian dari perhitungan waktu tambahan karena IFAB secara spesifik memasukkan keterlambatan akibat VAR sebagai waktu yang perlu dikompensasikan.

Selain itu, perubahan durasi juga dapat terjadi apabila perhitungan awal perangkat pertandingan tidak sesuai dengan waktu yang benar-benar hilang. Dalam sistem Laws of the Game, keputusan durasi tambahan tetap berada pada wasit utama, sedangkan ofisial keempat bertugas menunjukkan waktu minimum yang sudah ditetapkan.


Gol dan Kericuhan Bisa Menambah Injury Time

Pertandingan juga mengalami kejadian tambahan setelah memasuki masa injury time. Bangladesh mencetak gol kedua melalui Farhaan Ali Wahid pada menit ke-90+1.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut