Inter Milan Tumbang di Bernabeu, Lautaro Martinez Soroti 2 Kesalahan Fatal
Lautaro juga memberikan apresiasi kepada Thibaut Courtois yang tampil penting di bawah mistar Real Madrid. Menurut dia, Inter masih harus meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir jika ingin mendapatkan hasil lebih baik.
"Saya tetap mengatakan kami pulang dengan kepala tegak, karena kami bermain dengan level tinggi melawan lawan hebat. Courtois adalah salah satu penjaga gawang terbaik di dunia, tetapi kami juga harus meningkatkan permainan di depan gawang dan seharusnya bisa tampil lebih baik," ujar Lautaro.
Inter juga melakukan perubahan setelah jeda. Lautaro menjelaskan perubahan pergerakan pemain membantu tim menemukan lebih banyak ruang, termasuk dalam proses terciptanya gol Carlos Augusto.
"Dengan Real Madrid bermain dengan empat pemain di belakang, tidak banyak ruang di tengah, jadi kami seharusnya lebih banyak menyerang melalui sayap. Kami melakukan penyesuaian pada pergerakan di babak kedua, menemukan banyak ruang, termasuk saat mencetak gol. Kami pulang dengan kepala tegak, karena kami tahu kami bermain pada level yang sama dengan tim hebat seperti Real Madrid," kata Lautaro.
Kekalahan tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Inter, terutama dalam mengurangi kesalahan individu dan meningkatkan efektivitas di depan gawang. Lautaro menilai perjalanan Liga Champions masih panjang sehingga hasil ini belum menentukan nasib Nerazzurri.
"Kami harus bekerja pada detail-detail tersebut, karena ini adalah pertandingan pertama, perjalanan masih panjang, dan kami harus meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya," pungkasnya.
Editor: Reynaldi Hermawan