Inter vs Pisa: Dari Tertinggal 2 Gol Jadi Pesta Gol, Nerazzurri Tunjukkan Mental Juara
“Setelah itu, kami menunjukkan kebanggaan dan terus menekan dengan kualitas dan intensitas, lalu membalikkan keadaan,” ucap Chivu.
“Sikap adalah hal terpenting. Kadang kamu menderita, tetapi yang menentukan adalah cara bereaksi. Menurut saya kami tampil sangat baik,” lanjut dia.
Chivu mengakui Inter sempat berada di ambang runtuh. Namun, tim tetap menjalankan rencana permainan. “Kami bisa saja kolaps, tetapi tim terus melakukan hal-hal mereka. Satu-satunya penyesalan adalah kami tidak membuat skor 4-2 lebih cepat, baru terjadi di akhir,” tutur Chivu.
Dia memberi pujian penuh kepada para pemain. “Salut untuk para pemain, mereka memberikan segalanya demi membuat musim ini kompetitif dan menunjukkan kami bekerja untuk mencapai target,” kata dia.
Inter unggul 3-2 tepat sebelum jeda melalui gol Pio Esposito. Itu menjadi gol ketiga sang penyerang muda di Serie A musim ini.
“Dia sangat ingin membuktikan diri dan berani mengambil tanggung jawab, seperti semua dari 25 pemain kami,” ujar Chivu.
Chivu kembali menegaskan perannya sebagai penanggung jawab utama. “Jika sesuatu tidak berjalan baik, itu selalu kesalahan saya karena kadang saya mendorong terlalu keras. Saya senang mereka percaya pada pekerjaan kami,” ucap dia.