Jorge Martin Blak-blakan: Saya Tak Bisa Melawan Marc Marquez!
Martin bahkan membandingkan situasinya dengan kasus di Formula 1 ketika Carlos Sainz kehilangan kursi karena kedatangan Lewis Hamilton. Menurutnya, pembalap hanya bisa menerima keputusan besar seperti itu.
“Bagi saya, situasinya seperti Carlos Sainz dengan Hamilton. Pada akhirnya dia berkata, ‘Dia juara dunia tujuh kali, tidak ada yang bisa saya lakukan.’ Hal yang sama terjadi pada saya,” katanya.
Meski sempat tersingkir dari rencana Ducati, Martin justru menemukan jalan baru bersama Aprilia. Keputusan itu membawanya menjadi juara dunia MotoGP, sesuatu yang sebelumnya tidak banyak diprediksi.
Dia mengakui bahwa keputusan meninggalkan Ducati justru membantunya fokus pada balapan tanpa gangguan soal masa depan. Hal itu membuat performanya lebih stabil sepanjang musim.
Martin juga mengungkap perubahan besar dalam dirinya bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga mental. Dia mulai lebih memperhatikan kondisi psikologis dan cara berpikir dalam menghadapi tekanan.