Jorge Martin Blak-blakan: Saya Tak Bisa Melawan Marc Marquez!
“Dua tahun lalu saya selalu di batas dan sering cedera. Lalu saya mengubah pola pikir dan mulai bekerja pada diri sendiri secara mental. Saya belajar lebih banyak dalam dua tahun terakhir dibanding 24 tahun sebelumnya,” ujarnya.
Perubahan itu berawal dari momen sulit setelah gagal meraih gelar di Valencia. Dia mengaku sempat kehilangan motivasi sebelum akhirnya memutuskan mencari bantuan profesional.
Dari proses itu, dia menyadari ketakutan terbesar bukanlah kalah, tetapi tidak menikmati proses balapan itu sendiri. Pemahaman tersebut mengubah cara dia menjalani karier.
Kini Martin melihat kariernya dengan perspektif berbeda. Dia tidak lagi hanya mengejar hasil akhir, tetapi juga menikmati perjalanan sebagai pembalap di level tertinggi.
Dia tetap bersyukur dengan perjalanan di Ducati meski tidak sesuai harapan awal. Pengalaman tersebut justru membentuk dirinya menjadi juara dunia yang lebih matang secara mental dan emosional.
Editor: Abdul Haris