Kasus Mees Hilgers, FC Twente Dituding Lakukan Perundungan karena Kontrak
Everard menambahkan, kondisi ini tidak hanya melanggar etika, tetapi juga berpotensi bermasalah secara hukum.
"Fakta bahwa dia (Mees Hilgers) tidak akan bermain sampai kontraknya diperbarui telah diakui secara terbuka. Ini pada dasarnya perundungan. Ini tidak sesuai dengan praktik ketenagakerjaan yang baik," katanya.
Nada serupa datang dari ProProf. Direktur Ko Andriessen menyebut klub terlalu menekan Hilgers demi kepentingan kontrak. Menurutnya, tidak ada masalah jika seorang pemain tidak dimainkan karena alasan teknis atau taktik. Namun, kasus Hilgers berbeda karena dipicu semata-mata oleh keputusan manajemen.
"FC Twente memberikan tekanan yang tidak semestinya kepada Hilgers untuk memperpanjang kontraknya. Hal itu sering terjadi di sepak bola, tentu saja. Wajar jika klub bisa lolos begitu saja asalkan mereka menunjukkan bahwa seorang pemain tidak masuk skuad karena alasan olahraga," ujar Andriessen.
Namun, lanjutnya, kesalahan terbesar FC Twente adalah pengakuan terbuka sang pelatih.