Kiper Juventus Marah-Marah usai Ditumbangkan Sassuolo, Soroti Kesalahan Fatal
"Menurut saya keduanya, karena kami sudah berhasil membalikkan keadaan untuk menguntungkan kami. Kami harus mampu mengendalikan momen-momen pertandingan seperti ini dengan lebih baik, karena kami memiliki kualitas," lanjut Vicario.
Dia mengingatkan Juventus perlu memahami risiko ketika seluruh pemain bergerak menyerang. Peluang mencetak gol pada detik-detik akhir memang selalu terbuka, tetapi ancaman serupa juga bisa datang kepada pertahanan sendiri.
"Kami harus menyadari kami bisa mencetak gol pada detik terakhir, tetapi kami juga bisa kebobolan, jadi kami harus sedikit lebih berhati-hati," tutur Vicario.
Juventus sendiri sedang menghadapi krisis cedera. Salah satu kehilangan terbesar mereka adalah kapten Manuel Locatelli yang diperkirakan harus menepi selama empat hingga enam bulan setelah menjalani operasi meniskus.
Vicario mengakui absennya Locatelli menjadi kerugian besar bagi Juventus. Namun, dia menolak menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan atas kekalahan dari Sassuolo.
"Tentu saja, dia adalah pemain yang fundamental bagi kami, tetapi kami tidak bisa bersembunyi di balik alasan-alasan ini. Kami sedih kehilangan Manuel, tetapi ini merupakan cedera jangka panjang dan kami memiliki pemain-pemain berkualitas di dalam skuad. Kami tidak bisa terus mencari alasan," ujar Vicario.
Editor: Reynaldi Hermawan